Lombok Post
Sumbawa

Pemda Yakin Kelurahan Sampir Wakili NTB

NILAI: Ketua Tim Penilai Kelurahan/Desa Tingkat Provinsi NTB Fathul Gani, yang juga sekretaris BPMPD NTB didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Mulyadi melakukan penilaian terhadap di Kelurahan Sampir, kemarin (26/5).

TALIWANG – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) optimis Kelurahan Sampir, Kecamatan Taliwang menjadi wakil NTB pada ajang lomba kelurahan tingkatA� nasional.

Keyakinan pemerintah ini seiring dengan berjalannya program daerah pemberdayaan gotong royong (PDPGR).

Karena, salah satu item penilaian yakni gotong royong dan kebersamaan yang terbangun di tengah masyarakat.A� a�?Optimis, kita bisa menjadi wakil NTB pada ajang lomba kelurahan tingkat nasional,a��a�� kata Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Mulyadi, kemarin(26/5).

Mulyadi mendapat tugas mewakili bupati selama proses penilaian lomba kelurahan. Mantan Kepala BPBD KSB ini mengatakan, untuk kategori kelurahan, Sampir terpilih menjadi wakil KSB.

a�?Kalau untuk kategori desa kita diwakili Desa Mantun, Kecamatan Maluk. Kita juga berharap yang sama, Mantun bisa menjadi wakil NTB ditingkat nasional,a��a�� harap dia.

Kepala BPMPD KSB Ibrahim optimis KSB bisa menjadi wakil NTB. a�?Kita cukup intens melakukan pembinaan terhadap kelurahan dan desa yang mewakili KSB pada lomba kelurahan dan desa ini,a��a�� katanya.

Ibrahim menegaskan, PDPGR tersebut akan menjadi penggerak di semua sisi. Bukan hanya BPMPD saja. Tapi mencakup semuaA� SKPD.

a�?Karena program PDPGR itu melibatkan banyak pihak, baik pertanian, perindagkop maupun semua stake holder terkait,a��a�� tegasnya.

Ketua Panitia Lomba Kelurahan/Desa Tingkat Provinsi NTB Fathul Gani menegaskan, semua kriteria penilaian lomba desa dan kelurahan tertuang melalui Permendagri Nomor 81 Tahun 2015. Ada delapan indikator yang dinilai.

a�?Tapi variabel secara garis besarnya hanya tiga. Pertama, pemerintahan, dua kewilayahan, dan terakhir pembinaan kemasyarakatan,a��a�� jelasnya.

Aspek pemerintahan lebih banyak menyangkut proses administrasi di tingkat kelurahan. Baik itu pelaksanaan program ataupun kebijakan dari pemerintah pusat yang dilaksanakan hingga tingkat kelurahan, lingkungan maupun RT/RW.

Pembinaan kemasyarakatan, kata Fathul, terkait dengan partisipasi masyarakat. a�?Sejauh mana partisipasi masyarakat mendukung kelancaran tiga fungsi pemerintahan yaitu fungsi pemerintahan sendiri, pelayanan dan pembangunan,a��a�� katanya.

Fathul menyebut, ada tujuh kelurahan yang dinilai oleh tim. Yakni Kota Bima, Kabupaten Dompu, Sumbawa, KSB, Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Kota Mataram.

a�?Kalau desa itu ada delapan. Mereka inilah yang kita nilai untuk mewakili NTB di tingkat regional wilayah Indonesia Timur. Meliputi Papua, Maluku dan Nusra (NTB dan NTT),a��a�� tambahnya. (far/r1)

Berita Lainnya

Dana Bantuan Korban Gempa Cair Pekan Ini

Redaksi LombokPost

Perpustakaan Cempi Jaya Banggakan Dompu

Redaksi LombokPost

Minyak Sumbawa Sangat Layak Menasional

Redaksi LombokPost

Puluhan Lampu Terpasang, Kota Bima Semakin Terang

Redaksi LombokPost

KPU Dompu Publikasikan Daftar Caleg Sementara

Redaksi LombokPost

Pelayanan RSUD Sumbawa Mulai Dibenahi

Jalan Teladan-Kelawis dan Batu Rotok Tuntas

Berkas SMKN Lunyuk Dikirim ke Kejaksaan

Istri Jadi TKW, GT Hamili Anak Kandungnya