Lombok Post
Selong

Pengaruh Miras dan Nafsu Setan, Hasilkan Bayi Malang

box
JAWAB: Spr (kanan) tersangka pembuang bayi saat dimintai keterangan penyidik Polres Lombok Timur, kemarin (26/5).

Sosok Spr (inisial, red) mendadak terkenal Lombok Timur (Lotim) beberapa hari terakhir. Bukan terkenal karena kebaikan. Kini ia ditahan polisi atas dugaan membuang darah daging sendiri. Konon bayi perempuan berusia beberapa hari itu adalah hasil hubungan gelapnya dengan sang ibu.

***

MENGENAKAN celana jeans dan kaos oblong biru, Spr tampak tenang menghadapi salah seorang polisi. Dia yang baru saja ditangkap jajaran Polres Lombok Timur (Lotim) tak terlihat canggung. Ketika sorot kamera beberapa kali mengambil gambar wajahnya, dia juga tak terganggu. Nampak biasa-biasa saja.

Padahal apa yang sudah dilakukan pria yang baru berusia 20 tahun itu sudah membuat heboh Lombok Timur. Betapa tidak, dia diduga menggagahi ibu kandungnya sendiri. Ya, ibu yang melahirkan dan membesarkannya.

Entah sudah berapa kali dia melakukan perbuatan tersebut. Yang jelas kini sang ibu sudah melahirkan. Melahirkan anak dari anaknya sendiri, Spr.

Sejak kecil Spr mengaku jarang bertemu ibunya. Kono 15 tahun lebih merantau ke Malaysia untuk menafkahi dia dan adiknya yang kala itu masih balita. Di rumah itu dia tinggal berdua dengan sang ibu setelah kedua orang tuanya berpisah sejak lama.

Kemudian peristiwa tersebut bermula saat dirinya menenggak minuman keras. Pengaruh minuman haram inilah yang menjadi alasan lelaki pengangguran itu tega menggauli sang ibu. Itu yang pertama. Namun lama kelamaan, Spr menyebut tanpa miras sekalipun, ia juga berani berbuat demikian.

Hasilnya Si Ibu hamil dan melahirkan anak perempuan. Polisi menduga itu adalah hasil dari benih Spr. Kebejatan laki-laki berambut ikal itu tak berhenti sampai disitu. Setelah bayi mungil itu lahir Spr kebingungan. Kemana bayi itu harus disimpan

ia bahkan memutuskan membuang bayi malang tersebut di sebuah lokasi yang cukup sepi di Pantai Duduk, dekat Labuhan Lombok, Pringgabaya.

a�?Saya takut ketahuan,a�? alasannya membuang bayi pada polisi yang memeriksanya.

Oleh warga yang menemukan, bayi itu diselamatkan. Sempat mengalami kedinginan karena dibuang begitu saja hanya dengan selembar kain. Kini bayi tak bersalah itu terus mendapat pengawasan pihak medis dan masyarakat yang iba padanya.

Atas tindakan tersebut Spr dan ibunya yang hampir menjadi bulan-bulanan masyarakat yang datang menyerbu. Beruntung polisi segera datangmenyelamatkan. Kini dia terus menjalani serangkaian pemeriksaan. Jeruji besi yang dingin juga sudah menantinya.

a�?Pelanggaran hukumnya apa, kami masih dalami,a�? kata sang penyidik. (Wahyu Prihadi/Selong.r3)

Berita Lainnya

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost

SKD Selesai, Banyak Formasi CPNS Lowong

Redaksi LombokPost

Waspada Calo PNS !

Redaksi LombokPost

Cegah Kematian Ibu Hamil dan Bayi

Redaksi LombokPost

ADBMI Sosialisasikan Migrasi Aman Dengan Drama Rudat

Redaksi LombokPost

Sukiman Ungkap Kekecawaan di Hari Pahlawan

Redaksi LombokPost