Lombok Post
Tanjung

Tahap Awal, Dikes Siapkan Dua Puskemas

PLT Kepala Dikes Lombok Utara Suhardi

TANJUNGA�– Delapan puskesmas yang ada di Lombok Utara belum memiliki akreditasi dari Kementrian Kesehatan. Pasalnya, penilaian serta tahapan yang harus dilalui puskesmas dirasa cukup berat. Namun Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Utara optimis pada 2020 seluruh puskesmas di Lombok Utara sudah mendapatkan akreditasi.

a�?Prosesnya masih berjalan. Ada dua puskesmas yang sudah disiapkan Dikes yakni Puskesmas Gangga dan Pemenang,a�? ujar Plt Kepala Dikes Lombok Utara, Suhardi, kemarin (27/5).

Ditambahkan, dengan usia Lombok Utara yang baru mekar, memang cukup sulit untuk bisa mengkreaditasi salah satu Puskesmas. Pasalnya, jika melihat Lombok Barat yang telah berdiri sekian tahun, kata Suhardi, hanya terdapat satu Puskesmas saja yang sudah di lisensi oleh Kemenkes. a�?Lobar saja baru satu Puskesmas. Kita lakukan bertahap sekarang kita siapkan dua dulu,a�? katanya.

Terdapat kurang lebih 81 elemen penilaian yang mesti dipenuhi Puskesmas untuk bisa terkreaditasi. Salah satunya adalah kenyamanan pasien, SOP yang baik, bangunan fisik, hingga tertib adminitrasi. Jika semua persyaratan tersebut terpenuhi, maka barulah pihak penilai menentukan apakah Puskesmas itu lolos atau tidak.

Suhardi mengaku, saat ini masih banyak kekurangan di semua Puskesmas Lombok Utara. Untuk itu, pihaknya kini tengah menata sebaik mungkin dengan sistem bertahap agar bisa mengejar target pada tahun 2020 nanti.

Jika menyoal tenaga medis sejatinya sudah tidak ada masalah. Karena Puskesmas pun memiliki 29 orang dokter yang terdiri dari 17 orang berstatus PNS, enam Pegawai Tidak Tetap (PTT), dan enam lainnya berstatus kontrak daerah.

Lebih lanjut, Suhardi mengatakan, adapun manfaat yang akan didapatkan Puskesmas ketika nantinya telah mendapatkan status terkreaditasi, yakni pihak bisa meningkatkan statusnya menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Artinya, Puskesmas berhak mengelola anggaran sendiri tanpa bergantung pada Dinas Kesehatan lagi. a�?Kita tetap optimis. Ini juga sesuai RPJMD bupati,a�? pungkasnya. (puj/r9)

Berita Lainnya

50 Orang Dilatih Jadi Aplikator Risha

Redaksi LombokPost

Rekruitmen P3K Diharapkan Bisa Mulai Tahun Depan

Redaksi LombokPost

Kantor Sementara DPRD Mulai Dibangun

Redaksi LombokPost

Warga Dusun Boyotan Terancam Tak Dapat Rp 50 Juta

Redaksi LombokPost

Baru 40 Sekolah Rusak Berat Dirobohkan

Redaksi LombokPost

Sekda Izinkan Huntara BUMN yang Tak Ditempati Dibongkar, Asal…

Redaksi LombokPost

Empat Puskesmas Darurat Mulai Beroperasi

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pelebaran Jalan Ganggu Distribusi Air

Redaksi LombokPost