Lombok Post
Headline Politika

AMPG: Mohan Petarung Politik

DISKUSI: Tiga elite DPD Partai Golkar NTB. Dari kiri: Ketua AMPG NTB Lalu Satriawandi, Bendahara DPD Partai Golkar NTB H Wahidin HM Noer dan Sekretaris DPD Partai Golkar NTB Hj Baiq Isvi Rupaedah di Kantor DPRD NTB, kemarin (30/5)

MATARAM – Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Lalu Satriawandi mendorong seluruh kader muda Partai Golkar untuk bertarung dalam Musyawarah DPD II Partai Golkar di NTB. Dia mengapresiasi langkah H Mohan Roliskana yang siap maju dalam Musda Partai Golkar Kota Mataram nanti.

Menurut dia, Mohan Roliskana merupakan figur petarung politik yang patut dicontoh para politikus muda Golkar di kabupaten/kota di NTB. Selain memang sudah lama berkarier di Partai Golkar, Mohan dinilai sebagai figur yang profesional serta bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya.

Meski begitu, dia yakin tidak saja Mohan yang akan muncul dalam perhelatan Musda DPD II Partai Golkar kabupaten/kota. Menurut dia, regenerasi di tubuh partai berlambang pohon beringin itu penting. Hanya saja, dia mengedepankan perlunya komunikasi maksimal dengan para senior.

a�?Mohan itu figur petarung politik, tapi ingat kan masih ada pak Ahyar Abduh. Ya dikomunikasikanlah,a�? kata Satriawandi kepada Lombok Post, kemarin (30/5).

Dikatakan, munculnya para politikus muda dapat memberikan energi positif bagi Partai Golkar. Namun tidak sekadar untuk merebut kursi pucuk pimpinan partai, Satriawandi berharap agar politikus muda Partai Golkar juga lebih aktif.

Begitu juga dengan upaya Mohan Roliskana untuk menduduki kursi nomor 1 di Partai Golkar Mataram. Menurut dia, di samping membangun komunikasi politik dengan para sesepuh partai, Mohan juga didorong untuk bergerak dan menemui para pemilik suara di tingkat kecamatan.

Bagaimana dengan Ahyar Abduh, bagi anggota Komisi IV DPRD NTB itu posisi Ahyar tetap memungkinkan maju sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Mataram. Lagipula, tidak ada batasan waktu menjabat di Partai Golkar.

Anggota DPRD NTB dari Fraksi Golkar H Lalu Darma Setiawan justru melihat posisi Ahyar Abduh masih kuat untuk memimpin partai. Menurut dia, jabatan politik di partai masih tetap diperlukan meskipun saat ini Ahyar menjabat Wali Kota Mataram.

Namun, tokoh yang akrab disapa Mik Awan itu mengatakan tidak menutup kemungkinan posisi itu ditinggalkan jika nantinya Ahyar Abduh maju di pilkada Gubernur NTB 2018.

a�?Jabatan politik itu penting, kalau terkait maju di pilkada itu nanti, kan bisa saja dia mendelegasikannya kepada orang lain tergantung siapa yang dia mau. Bisa saja ke saya karena saya kan orang Kota Mataram,a�? tegas dia.

Meskipun kini dirinya duduk sebagai dewan pertimbangan Partai Golkar NTB, tapi Mik Awan menyatakan tidak menutup kemungkinan dirinya pindah ke Kota Mataram untuk mengambil alih kepemimpinan.A� (tan/r9)

Berita Lainnya

Spa Abal-Abal Kembali Tersenyum

Redaksi Lombok Post

Usia 16 Tahun Terlarang Menikah

Redaksi Lombok Post

330 Tukang RISHA Minggat, Rumah Korban Gempa Baru Jadi 85 Unit

Redaksi Lombok Post

Masih Banyak Warga Loteng Buang Air Besar Sembarangan

Redaksi LombokPost

Pemkab dan ITDC Raih Penghargaan ISTA

Redaksi LombokPost

Ahli: Penangkapan Muhir Bukan OTT

Redaksi LombokPost

Pola Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma’ruf Serupa

Redaksi LombokPost

KPU Sumbawa Gencarkan Sosialisasi

Redaksi LombokPost

Kades Jangan Alergi Diperiksa!

Redaksi LombokPost