Lombok Post
Tanjung

BPDB NTB Gelar Gladi Bencana

jajaran pemkap Lombok utara

TANJUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB menggelar gladi bencana gempa bumi dan tsunami di Lombok Utara. Kegiatan ini digelar selama dua hari mulai kemarin (1/6).

a�?Untuk yang pertama sekarang kita gelar gladi posko terlebih dulu. Besok (hari ini, red) gladi lapangan,a�? ujar Kepala BPBD NTB H. Azhar usai kegiatan kemarin (1/6).

Pantauan koran ini, kegiatan yang digelar di halaman kantor bupati Lombok Utara tersebut diikuti BPBD Lombok Utara, TNI, kepolisian, Orari, PMI, Dikes, Satpol PP, Dinsos, Basarnas, BMKG, dan Pemkab serta SKPD di Lombok Utara.

a�?Lombok Utara ini memang rentan bencana alam. Untuk itu kegiatan ini sangat penting dilakukan,a�? katanya.

Dalam gladi posko tersebut diperagakan bagaimana langkah-langkah yang harus dilakukan saat bencana gempa bumi yang berpotensi tsunami terjadi.

Mulai dari tindakan kepala daerah mengkoordinir pihak-pihak terkait setelah bencana terjadi. Kemudian bagaimana mengkondisikan stakeholders dengan tugas masing-masing.

Azhar menjelaskan, dalam gladi posko ini menitikberatkan untuk merencanakan apa-apa yang dilakukan dan dipersiapkan saat bencana terjadi.

a�?Jangan sampai masing-masing instansi tidak mengetahui apa tugasnya saat bencana terjadi,a�? tandasnya.

Dalam gladi posko juga dimantapkan peran-pran cluster seperti, Koordinasi, Manajemen dan Informasi. Cluster ini memberikan dukungan informasi, koordinasi dan dukungan komunikasi dalam penanggulangan bencana. Kedua, Cluster SAR dan Evakuasi.

Cluster ini memberikan tindakan pertolongan pertama dan mencari serta memindahkan korban bencana ke lokasi yang lebih aman.

Ketiga, Cluster Pendidikan dan perlindungan anak. Cluster ini memberikan bantuan pendidikan keluarga dalam masa tanggap darurat serta memberikan perlindungan dan pemenuhan kebutuhan anak.

Keempat, Cluster Kesehatan. Cluster ini memberikan bantuan pelayanan kesehatan dasar kepada pengungsi serta perawatan-perawatan cepat, tepat di lapangan.

Kelima Cluster Pemulihan Darurat, Sanitasi dan air bersih. Cluster ini memberikan kenyamanan dalam mendukung masalah tanggap darurat yang akan mempersiapkan kebutuhan primer berupa air bersih yang siap minum.

Cluster keenam, logistik dan peralatan. Cluster ini yang membantu dalam hal penyediaan dan pendistribusian peralatan logistik dalam masa tanggap darurat yang melibatkan semua unsur masyarakat yang membantu dalam penetapan sarana dan prasarana dalam tanggap darurat.

Cluster terakhir yaitu Keamanan. Cluster ini yang merupakan pendukung dalam menjaga keamanan serta kenyamanan dalam area pengungsian.

Selanjutnya pada hari kedua Kamis (2/6) akan digelar gladi lapangan yang akan mempraktekan kondisi saat terjadi gempa dengan skala 7,5 SR dan menyebabkan tsunami.

a�?Wilayah Pemenang menjadi wilayah yang rawan diterjang tsunami maka kita gelar gladi lapangan di Pemenang,a�? jelasnya.

Dalam gladi lapangan nanti juga akan melibatkan masyarakat langsung. Untuk wilayah tiga gili juga akan dilibatkan. Di mana ketika ada gempa yang berpotensi tsunami masyarakat di tiga gili langsung dievakuasi ke daratan dan ditempatkan di gedung Tempat Evakuasi Sementara (TES) yang ada di Bangsal bersama masyarakat di Pemenang.

a�?Dari TES kemudian di tempat evakuasi akhir yang sudah dilengkapi fasilitas dapur umum dan kesehatan,a�? pungkasnya. (puj/r9)

Berita Lainnya

50 Orang Dilatih Jadi Aplikator Risha

Redaksi LombokPost

Rekruitmen P3K Diharapkan Bisa Mulai Tahun Depan

Redaksi LombokPost

Kantor Sementara DPRD Mulai Dibangun

Redaksi LombokPost

Warga Dusun Boyotan Terancam Tak Dapat Rp 50 Juta

Redaksi LombokPost

Baru 40 Sekolah Rusak Berat Dirobohkan

Redaksi LombokPost

Sekda Izinkan Huntara BUMN yang Tak Ditempati Dibongkar, Asal…

Redaksi LombokPost

Empat Puskesmas Darurat Mulai Beroperasi

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pelebaran Jalan Ganggu Distribusi Air

Redaksi LombokPost