Lombok Post
Sportivo

Belum Ada Jaminan Emas PON

SALING DUKUNG: Petarung Jabar-NTB foto bersama selepas sparing tanding, Rabu (1/6). Hasilnya, kekuatan di sejumlah kelas yang diikuti di PON masih seimbang.

MATARAMa�� Kendati terbilang sukses saat melawat ke Bandung untuk sparing tanding, namun hal tersebut belum menjamin petarung NTB bisa sukses meraih emas di PON 2016 Jawa Barat.

Pasalnya, menurut evaluasi pelatih tarung derajat, Abdu Khair petarung NTB dan tuan rumah Jabar masih berimbang.

a�?Hasilnya memang lumayan, namun kita jangan berpuas diri dulu sebab kontribusi petarung kita hanya di beberapa kelas,a�? ujarnya, kemarin.

Penampilan 10 petarung NTB saat sapring tanding ke Bandung terbilang sukses. Pasalnya sejumlah petarung andalan, seperti Kurniawan, Munakip dan Lukman tampil a�?beringasa�?. Mereka bahkan sukses merobohkan petarung Jabar.

a�?Khusus Munakip pesaing utamanya gagal tampil karena sakit,a�? jelas Khair.

a�?Melihat hasil kemarin peluang emas memang tetap ada. Namun kita harus latihan lebih ekstra keras lagi,a�? sambungnya.

Khair berharap jelang turun di PON nanti, semua atlet tarung derajat fokus melakukan persiapan dengan waktu tiga bulan. Apalagi sejauh ini, peta kekuatan daerah pesaing di PON sudah dikantongi.

a�?Kita sangat bersyukur sekali bisa melakukan sparing tanding dengan Jabar. Akhirnya kita dapat mengukur kemampuan dan menambah kekurangan,a�? jelasnya.

Kendati demikian, Khair masih menganggap para petarung masih perlu meningkatkan tehnik dan fisik. Kondisi itu jelas bisa mempengaruhi atlet ketika turun di arena pertandingan.

a�?PON sudah semakin dekat, namun masih ada kekurangan yang harus segera dibenahi. Hal ini tentu akan mempengaruhi kesiapan atlet,a�? jelasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, cabor tarung derajat menurunkan 10 atlet try out yang berlangsung di Jabar 28-31 Mei lalu. Dari 10 atlet itu hanya Lukman dan Kurniawan yang mampu memukul jatuh lawan, sementara hasil pertandingan lainnya masih imbang.

Karena hasil pertarungan delapan atlet itu hanya menang tipis. Di sisa waktu tiga bulan atlet dan tim pelatihA� akan berusaha membenahi beberapa kelemahan untuk merealisasikan target dua emas PON. (zen)

Berita Lainnya

Selangkah Lagi Timnas U-19 Ke Piala Dunia

Redaksi Lombok Post

Huswatun Cetak Sejarah, Petinju Putri Pertama RI Raih Medali Asian Games

Redaksi Lombok Post

Zohri : Saya Nggak Percaya Bisa Juara

Prancis Fantastis! Juara Dunia setelah Tumbangkan Kroasia 4-2

Banjir Hadiah Menanti Zohri

Zohri, Sprinter Pertama Indonesia yang Menjadi Juara Dunia

AS Roma Butuh Keajaiban Kedua

Redaksi LombokPost

Chilena Ronaldo Seindah Puisi

Redaksi Lombok Post

NTB Layak Jadi Tuan Rumah PON 2024

Redaksi Lombok Post