Lombok Post
Headline Politika

Umar vs Golkar Belum Usai

MASIH KOKOH: Ketua DPRD NTB H. Umar Said (tengah) didampingi Wakil Ketua H. Mahally Fikri (kiri) dan Mori Hanafi (kanan) saat memimpin sidang beberapa waktu lalu.

MATARAM – Belum ada perubahan signifikan dari konflik antara H Umar Said dengan Partai Golkar. Meskipun sebelumnya DPP Golkar melalui Ketua Harian Nurdin Halid sudah melunak, tapi belum ada kata sepakat. Selain itu, Umar Said dan Suhaili FT yang menakhodai DPD Golkar NTB sudah bertemu.

Sempat tersiar kabar jika Umar Said sudah resmi mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPRD NTB. Tapi, Umar Said membantah informasi itu. Menurut dia, semua masih dalam proses. Bagi dia, islah itu membutuhkan kata sepakat.

a�?Tapi belum terjadi. Saya tidak pernah menandatangani surat pengunduran diri,a�? kata Umar Said kepada wartawan di Mataram, kemarin (2/6).

Dikatakan, pihaknya akan bertemu para petinggi DPP Partai Golkar di Jakarta untuk membahas tawaran itu. Sebab, sebelumnya Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Khalid memberikan

a�?lampu hijaua�? kepada Umar dengan syarat dia harus mengikuti mekanisme partai. Salah satunya mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPRD NTB.

Meski dalam proses bersepakat, namun Umar menegaskan jika proses hukum terkait gugatannya ke Pengadilan Negeri Mataram tetap berjalan. Gugatan itu dilayangkan sebagai bentuk pembelaan diri atas keputusan Partai Golkar yang telah memecatnya dari keanggotaan partai.

a�?Kalau proses hukum ya tetap jalan, kan belum ada kesepakatan,a�? tegas Umar.

Dengan menggugat ke PN Mataram itu, dia berharap dapat menang sehingga statusnya sebagai anggota Golkar dan Ketua DPRD NTB tetap disandang. Sebelumnya melalui kuasa hukumnya Rofiq Ashari, Umar sudah mendaftarkan gugatan ke PN Mataram dengan nomor 113/Pdt/sus/2016/PN Mataram tanggal 26 Mei 2016.

Bahkan diyakini proses hukum tersebut dapat menghentikan sementara pemberlakuan SK DPP Partai Golkar hingga ada keputusan hukum tetap. Tentu jika itu ditempuh, proses pemberhentian Umar Said dari Ketua DPRD NTB akan memakan waktu lama.

Menanggapi hal itu, Ketua Harian DPD I Partai Golkar NTB H Misbach Mulyadi tetap pada pendiriannya jika Umar harus menunjukkan iktikad baiknya. Dia tidak mempermasalahkan jika Umar menempuh jalur hukum.

a�?Itu hak setiap warga negara, tapi yang jelas DPP Partai Golkar sudah menawarkan jalan terbaik, semua kembali kepada Umar,a�? paparnya.

Pengamat politik IAIN Mataram Dr Kadri menilai faktor kepentingan sangat kental dalam persoalan Umar Said. Menurut dia, semua tidak dapat diprediksi sehingga yang tidak mungkin suatu saat bisa menjadi mungkin dan yang sebenarnya mudah justru semakin rumit.

Tidak hanya itu, dia juga mengamati dalam beberapa hari terakhir banyak yang mulai terlibat dan mengambil a�?untunga�? dari kasus Umar ini. Masuknya sejumlah kalangan dari fraksi di DPRD NTB dinilai sebagai hal yang wajar.

Secara positif, dia optimistis itu dilakukan untuk menjaga kredibilitas internal DPRD NTB. Terlebih Umar Said merupakan Ketua DPRD NTB.

Meski begitu, dia menegaskan setiap perseteruan politik pasti menuai keuntungan baik jangka pendek maupun panjang. Barter kepentingan politik sangat kental dalam persoalan Umar Said ini.

a�?Apalagi kalau dikaitkan dengan perpolitikan 2018 jelang pilkada. Bagaimanapun ada kepentingan jangka panjang dengan melihat keterlibatan individu atau kelompok dalam persoalan ini,a�? paparnya.

Dia mengawali pengamatannya sejak kemenangan Setya Novanto dalam Munaslub Partai Golkar. Sejak saat itu dia memprediksi ruang untuk menggoyang Umar Said semakin lebar.

Bahkan orang di luar partai berlambang beringin pun akan bergerak untuk mendukung orang yang dimenangkan secara politik. Adapun orang di luar lingkar Golkar dinilai memberikan kontribusi luas. Ini bisa terkait pilgub NTB, pilkada Lombok Timur, dan pilkada Lombok Barat.

a�?Ya kita lihat saja person-person yang terlibat aktif dalam konteks ini siapa saja. Bisa dipetakan apa bergaining politiknya bisa jadi untuk kepentingan 2018,a�? tegasnya. (tan/r9)

Berita Lainnya

Jasad Bayi Membusuk di Bukit Korea

Redaksi LombokPost

Polda NTB Berikan Data Penyidikan ke Bareskrim

Redaksi LombokPost

Waspada Banjir Kiriman!

Redaksi LombokPost

Dinas Pendidikan Loteng Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan

Redaksi LombokPost

Waspada Calo PNS !

Redaksi LombokPost

Sosialisasikan Migrasi Aman Dengan Drama Rudat

Redaksi LombokPost

Sukiman Ungkap Kekecawaan di Hari Pahlawan

Redaksi LombokPost

Bank Mandiri-Hiswana Migas-Pertamina Jalin Kerjasama

Redaksi Lombok Post

Baru Satu Kabupaten Ajukan UMK

Redaksi LombokPost