Lombok Post
Tanjung

Hebat, Desa Patim Wakili KLU

H. Suardi
H. Suardi

TANJUNG – Setelah berhasil menyisihkan empat pesaingnya, Desa Pemenang Timur keluar sebagai juara lomba desa tingkat kabupaten. Untuk itu Pemenang Timur berhak mewakili Lombok Utara dalam lomba desa tingkat provinsi NTB.

a�?Untuk penilaian lomba desa tingkat provinsi sedang dilakukan tim juri,a�? ujar Kabid Pemdes, BPM PP KB Pemdes Lombok Utara Edi Agus Wahyudi, kemarin (3/6).

Dijelaskan, sebelumnya, ada lima desa yang ikut berpartisipasi dalam lomba tingkat kabupaten dan merupakan perwakilan tiap kecamatan.

Kecamatan Pemenang diwakili Desa Pemenang Timur, Kecamatan Tanjung diwakili Desa Medane, Kecamatan Gangga diwakili Desa Rempek, Kecamatan Kayangan diwakili Desa Selengen, dan Kecamatan Bayan diwakili Desa Karang Bajo.

Penilaian yang dilakukan dalam lomba desa ini antara lain sisi pembangunan, adminitrasi, serta keunikan dan juga kelebihan di masing-masing.

Setelah memaparkan kelebihannya, tim penilai yang dimotori BPM PP KB Pemdes memerifikasi ke lima desa tersebut untuk memastikan persyaratannya.

Sementara itu, Sekda Lombok Utara H. Suardi pada saat menghadiri proses penilaian juri lomba desa tingkat provinsi NTB mengatakan lomba desa dilaksanakan sebagai upaya untuk mengetahui efektivitas, tingkat perkembangan, kemajuan, kemandirian, keberlanjutan pembangunan, kesejahteraan masyarakat serta daya saing desa melalui pembangunan.

Dengan dasar tekad dan kekuatan sendiri yang sekaligus mengevaluasi perkembangan desa dua tahun terakhir.

Desa Pemenang Timur memiliki salah satu daerah penunjang pariwisata. Karena merupakan salah satu desa yang dianggap sebagai pintu masuk ke kawasan pariwisata yang terkenal yaitu kawasan Gili Matra yang tentu saja berimbas terhadap beberapa produk kerajinan kerakyatan yang memang ada hubungannya dengan pariwisata.

a�?Semoga dengan pelaksanaan lomba desa ini semua komponen masyarakat dari semua unsur yang ada di desa dapat membaur dan melibatkan diri guna menunjukkan tingkat kemajuan dan partisipasi masyarakat secara utuh, dan harapan kita semua agar bagaimana desa dalam keseharian tercermin pada saat penilaian lomba desa ini berlangsung,a�? pungkasnya. (puj/r9)

Berita Lainnya

50 Orang Dilatih Jadi Aplikator Risha

Redaksi LombokPost

Rekruitmen P3K Diharapkan Bisa Mulai Tahun Depan

Redaksi LombokPost

Kantor Sementara DPRD Mulai Dibangun

Redaksi LombokPost

Warga Dusun Boyotan Terancam Tak Dapat Rp 50 Juta

Redaksi LombokPost

Baru 40 Sekolah Rusak Berat Dirobohkan

Redaksi LombokPost

Sekda Izinkan Huntara BUMN yang Tak Ditempati Dibongkar, Asal…

Redaksi LombokPost

Empat Puskesmas Darurat Mulai Beroperasi

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pelebaran Jalan Ganggu Distribusi Air

Redaksi LombokPost