Lombok Post
Headline Kriminal

Kasus Alat Peraga KLU, Terganjal BPKP

AKBP Bagus Satrio Wibowo
AKBP Bagus Satrio Wibowo

MATARAM – Tim penyidik Ditreskrimus Polda NTB terus mengupayakanA� kasus dugaan korupsi Pengadaan Alat Peraga berbasis teknologi informasi (IT) di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Namun, langkah itu tersendat oleh hasil audit dari Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang tak kunjung turun.

a�?Kita sudah bersurat ke BPKP sudah lebih satu bulan,a�? kata Kasubdit III Ditreskrimum Polda NTB AKBP Bagus Satrio Wibowo saat ditemui di Kejati NTB, kemarin(3/6).

Dia mengungkapkan, BPKPA� menjanjikan akan memberikan hasil dua minggu yang lalu. Namun, hingga saat ini belum ada hasil yang diberikan.

a�?Awalnya minggu depan mau berikan hasil audit. Ini sudah dua kali mundur-mundur saja,a�? keluhnya.

Bagus menjelaskan, padahal atensi Koordinasi Supervisi (Korsup) bersama KPK, Kejagung dan Mabes Polri untuk mempercepat beberapa kasus korupsi yang tersendat sudah dilakukan. Namun, belum membuahkan hasil.

a�?Nanti kita lihat dulu bagaimana hasil audit dari BPKP. Baru kita cari opsi lain,a�? ungkapnya.

a�?Hasil audit dari BPKP itu yang akan menentukan apakah kasus tersebut akan ditingkatkan atau tidak,a�? sambungnya.

Diketahui, danaA� proyekA� itu berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi senilai Rp 5 miliar. Dana disalurkan kepada Dikpora KLU.A� Namun, alat itu diduga tidak tepat sasaran untuk siswa sekolah dasar.

a�?Jika dilihat dari spesifikasinya, alat tersebut seharusnya diperuntukkan untuk anak SMA,a�? ucapnya.(arl/r3)

Berita Lainnya

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost