Lombok Post
Sumbawa

Lapas Rawan Narkoba, Pengawasan WNA Diperketat

Sevial Akmily
Sevial Akmily

SUMBAWA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan keberadaan warga negara asing di Sumbawa menjadi sorotan. A�Belakangan ini muncul banyak persoalan terkait Lapas dan pengawasan orang asing.

Begitulah pernyataan pembuka Kepala Kanwil Kemenkumham NTB Sevial Akmily saat berkunjung ke Sumbawa, kemarin (3/6).

Kedatangan orang nomor satu di Kemenkumham NTB ini untuk mengidentifikasi beragam persoalan.

Untuk persoalan di Lapas sendiri, Sevial mengaku pihaknya telah mengidentifikasi sejumlah masalah. Salah satunya dugaan peredaran narkoba di dalam Lapas.

a�?Pelan-pelan kami lakukan pendekatan dan pembinaan,a�? ujar Sevial saat ditemui di Polres Sumbawa, kemarin.

Dalam pengawasan peredaran narkoba, pihaknya juga bekerjasama dengan BNN dan BNK. Pihaknya juga melakukan tes urine bukan hanya warga binaan Lapas, tapi juga terhadap pegawainya.

Menurutnya, peredaran narkoba di dalam Lapas terjadi karena warga binaan kasus narkoba sangat membutuhkan barang tersebut.

a�?Jadi mereka menggunakan segala cara untuk memasukkan barang terlarang itu ke dalam Lapas,a�? katanya.

Untuk persoalan narkoba sendiri, kata Sevial, Menkumham telah mengambil langkah tegas. Jika ada pegawai Lapas yang terlibat, maka akan langsung ditindak tegas berupa pemecatan.

a�?Terkait kerawanan di dalam Lapas, bisa diminimalisir,a�? akunya.

Selain itu, Tim Pengawasan Orang Asing perlu dikoordinasikan lagi dengan pihak Imigrasi. Karena banyak sekali WNA asal Tiongkok yang masuk ke Indonesia.

Sevial mengaku, saat ini telah diberlakukan bebas visa. Padahal dengan diterapkannya bebas visa ini, Imigrasi kehilangan pemasukan sekitar Rp 1 triliun.

Awalnya, bebas visa ini dihajatkan agar para pemodal besar bisa berinvestasi di Indonesia. Namun, ternyata yang banyak masuk adalah para pekerja biasa.

Padahal masyarakat Indoensia sendiri membutuhkan lapangan pekerjaan.

a�?Tim pengawasan sudah kami bentuk bersama-sama dengan aparat penegak hukum lainnya,a�? katanya.

Dengan banyaknya kasus orang asing yang masuk ke wilayah NTB, khususnya Sumbawa apakah pengawasannya lemah? a�?’Bukan lemah, sinerginya yang akan kami perkuat,a�? tegas dia.

Keberadaan orang asing, diharapkan semua pihak untuk membantu menginformasikannya kepada pihak Imigrasi. Sehingga pihaknya bisa melakukan pemantauan secara maksimal.

a�?Kerja sama semua pihak sangat dibutuhkan,a�? tandasnya. (run/r1)

Berita Lainnya

Dana Bantuan Korban Gempa Cair Pekan Ini

Redaksi LombokPost

Perpustakaan Cempi Jaya Banggakan Dompu

Redaksi LombokPost

Minyak Sumbawa Sangat Layak Menasional

Redaksi LombokPost

Puluhan Lampu Terpasang, Kota Bima Semakin Terang

Redaksi LombokPost

KPU Dompu Publikasikan Daftar Caleg Sementara

Redaksi LombokPost

Pelayanan RSUD Sumbawa Mulai Dibenahi

Jalan Teladan-Kelawis dan Batu Rotok Tuntas

Berkas SMKN Lunyuk Dikirim ke Kejaksaan

Istri Jadi TKW, GT Hamili Anak Kandungnya