Lombok Post
Metropolis

Rusunawa III Dibiarkan Nganggur

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Mataram Mahmudin Tura

MATARAM – Bangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Mandalika III kini telah selesai dikerjakan. Rusunawa yang berdiri di Lingkungan Montong Are Kelurahan Mandalika Kecamatan Sandubaya ini sudah dilengkapi fasilitas aliran listrik maupun air.

Sayangnya, meski sudah siap ditempati, bangunan Rusunawa yang kini berdiri megah layaknya hotel bintang lima ini masih nganggur. Meski direncanakan bisa beroperasi sejak akhir April lalu, hingga saat ini bangunan belum juga ditempati.

“Target paling lambat April sudah bisa ditempati,” jelas Kepala Dinas PU Kota Mataram Mahmudin Tura kepada Lombok Post beberapa waktu lalu.

Sayangnya, hingga Bulan Juni tiba, belum ada kabar kapan pengoperasiannya. Padahal, warga yang membutuhkan rumah di sekitar wilayah tersebut maupun di Kota Mataram sangat banyak.

Mengingat saat ini Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Mataram tersebar di beberapa wilayah di Kota Mataram. Salah satunya di kawasan Kelurahan Mandalika.

Dijelaskan Tura, sebenarnya Rusunawa ketiga yang dimiliki Kota Mataram ini semula akan dibangun twin block atau dua gedung kembar. Namun, baru satu gedung yang diselesaikan oleh PT Kana Harapan Jaya selaku kontraktor. Untuk pembangunan gedung tambahan masih menunggu dari pusat.

Dikonfirmasi terkait keterlambatan pengoperasian Rusunawa ini, Mahmuddin tak dapat dihubungi. Begitu juga dengan kepala UPTD yang bertanggung jawab atas Rusunawa ini.

Selain bangunan yang terlihat begitu megah dan mewah, akses jalan menuju Rusunawa juga telah dibangun.

Jalan dengan hotmik seluas sekitar sembilan meter telah diselesaikan guna kelancaran akses keluar masuk Rusunawa. Hal inilah yang disinyalir membuat Rusunawa tahap ketiga ini lebih diminati ketimbang dua Rusunawa sebelumnya.

a�?Warga yang sudah megajukan permohonan tinggal di sana sangat banyak,” kata Kepala Lingkungan Montong Are Abdul Hanan. Karenanya, dia berharap Rusunawa ini bisa segera diresmikan sehingga bisa dihuni.

Sementara itu, Lurah Mandalika Romi Karmin mengaku tak bisa berbuat banyak. Karena, yang bisa menentukan beroperasi atau tidaknya Rusunawa ini adalah Pemerintah Kota Mataram.

a�?Kami hanya bisa menunggu kebijakan dari atas saja. Karena yang menentukan Rusunawa sudah mulai beroperasi atau tidak, bukan kami,a�? ujarnya. (ton/r4)

Berita Lainnya

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost