Lombok Post
Metropolis

Pendapatan Terancam Melayang

Manggaukang Raba
Manggaukang Raba

MATARAM – Penerimaan kontribusi dari PT Angkasa Pura (AP) I atas aset Pemprov NTB di Lombok International Airport (LIA) terancam tak bisa terealisasi pada APBD Perubahan tahun ini.

Penyebabnya, appraisal atau perhitungan terhadap nilai aset Pemprov di LIA belum juga selesai dilakukan.

a�?Appraisalnya belum selesai,a�? kata Kepala Biro Ekonomi Manggaukang Raba kepada Lombok Post, kemarin (5/6).

Diketahui, appraisal aset pemprov di LIA ini sempat molor beberapa kali. Awalnya, appraisal tersebut dijadwalkan pada Februari lalu.

Namun, dengan berbagai alasan harus diundur pada akhir Maret dan akhirnya baru mulai dilakukan perhitungan saat ini.

Disebabkan molor, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) yang melakukan perhitungan terhadap nilai aset Pemprov di LIA tersebut belum juga merampungkan perhitungannya hingga kini.

Padahal, awal Juni ini Pemprov sudah mulai memasuki pembahasan APBD Perubahan tahun 2016.

a�?Ya memang harus kita kebut secapatnya biar jadi masuk APBDP. Mudahan segera selesai,a�? kata Manggaukang.

Dijelaskan, appraisal tersebut menghitung kembali nilai aset Pemprov di LIA. Selain itu juga memperhitungkan selisih biaya pemeliharaan selama ini. Sehingga, dapat diketahui nilai kontribusi yang wajib dibayarkan oleh PT AP 1 ke Pemprov NTB atas penggunaan aset itu.

a�?Selama ini kan kita tidak pernah melakukan pemeliharaan terhadap aset kita di LIA. Jadi nanti kontribusi yang harusnya kita peroleh dikurangi dengan biaya pemeliharaan itu,a�? jelasnya. (uki/r9)

Berita Lainnya

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost