Sportivo

Kesehatan dan Kejiwaan Atlet PPLP Normal

MATARAM – Sebanyak 50 atlet Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar (PPLP) binaan Dikpora NTB menjalani tes analisa kesehatan dan mental training di Aula Gedung Dikpora NTB, Kamis (2/6).

Pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan oleh tim dari Pusat Pengembangan Iptek dan Kesehatan Olahraga Nasional (PP ITKON) Kemenpora RI.

Tim dipimpin Kabid Antropometri dan Kapasistas Fisik PP ITKON Waluyono didampingi Winico selaku analisis kesehatan dan Ida selaku pakar psikologi.

Waluyono dalam sambutannya mengungkapkan, kedatangan mereka kali ini untuk melakukan tes analisa kesehataan dan mental training.

Diharapkan dengan adanya tes ini bisa menjadi rekomendasi bagi para pelatih (PPLP) dalam menentukan pola latihan yang proporsional bagi atlet kedepan.

a�?Apa yang kami lakukan ini bisa menjadi parameter pelatih maupun Dikpora NTB dalam melakukan pembinaan,a�? terangnya.

Waluyono yang didampingi Kasi Pemuda dan Olahraga (PO) Dikpora NTB H Hamzan menjelaskan tidak hanya kesehatan, tahun ini pihaknya juga memeriksa mental atlet.

a�?Intinya, kerja sama ini bertujuan menghasilkan suatu kesepakatan, pemahaman dan kebersamaan dalam mencapai cita-cita nasional, yakni prestasi di tingkat internasional,a�? ujarnya.

Untuk diketahui, tes kesehatan dan mental training atlet PPLP tersebut tidak hanya di NTB. Tim PP ITKON mengunjungi 34 provinsi di tanah air.

Dan merupakan rutinitas tahunan. Hasil tes tidak dipublikasikan, melainkan diserahkan ke Dikpora sebagai laporan dan bahan masukan bagi para pelatih.

Winico selaku analisis kesehatan menyimpulkan, kesehatan para atlet PPLP NTB masih normal. Hasil tes yang dilakukan pada 50 atlet sebagai sampel menunjukkan tingkat kesehatan relatif bagus. Adapun item tes yakni, tinggi badan, berat badan (BB), tensi hemoglobin (HB) dan EKG.

a�?Tadinya (hasil tes) ada 10 atlet yang memiliki HB di bawah 10. Tapi itu tidak masalah karena faktor keturunan. Memang bawaan dari lahir,a�? jelas Winico.

Sementara itu, pakar psikologi Ibu Ida menambahkan tes mental dilakukan untuk mengetahui seberapa besar kecemasan atlet. Tes dilakukan untuk mengukur tingkat kejiwaan para atlet.

a�?Atlet yang memiliki mental kurang bagus akan sulit meraih prestasi. Sebalikya, jika bagus maka cukup mudah,a�? imbuhnya.

Di tempat yang sama, Kasi PO Dikpora NTB H Hamzan mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi atletA� PPLP. Pasalnya sentuhan iptek dari para ahli sangat membantu mengetahui kesehatan dan kejiwaan atlet. (zen/r5)

 

Related posts

Bukan yang Terakhir, Dedikasikan Medali untuk Ayah

Iklan Lombok Post

Tujuh Atlet Atletik NTB Berpeluang Dipanggil Pelatnas

Redaksi Lombok post

Prestasi Pencak Silat PPLP Menurun

Redaksi Lombok post

Leave a Comment