Lombok Post
Sumbawa

Polisi Periksa Enam Saksi

PERIKSA: Salah seorang saksi yang dimintai keterangan oleh penyidik tipikor Reskrim Polres Sumbawa, kemarin (7/6).

SUMBAWA – Polres Sumbawa masih sibuk memanggil dan meinta keterangan saksi terkait kasus dugaan penyimpangan penggunaan Dana Desa Labuhan Mapin, Kecamatan Alas Barat.A� Enam orang saksi diperiksa secara maraton, kemarin (7/6).

Informasi yang dihimpun Radar Sumbawa (Lombok Post Group), enam saksi yang dimintai keterangan adalah M Ali Pusu, Zulkifli Nongsi, H Kasim, Ahmad N, Junaidi, dan Bakhtiar. Mereka ini pelapor kasus dugaan penyimpangan dana desa tersebut.

MA� Ali Pusu ini pemilik lahan yang dibeli untuk pemakaman umum. Ali mengaku, hanya menerima uang pembayaran lahan sebesar Rp 5 juta.

Saat itu, ia menerima pembayaran karena mengetahui lahannya akan dijadikan lokasi pemakaman umum. Pengakuan yang sama dibeberkan saksiA� Junaidi dan Bakhtiar.

Sementara, Zulkifli Nongsi dan H Kasim diketahui perwakilan ketua RT di Dusun Sanggrahan, Desa Labuhan Mapin.

Mereka dimintai keterangan terkait pakaian dinas RT yang dianggarkan menggunakan dana desa. Sementara Ahmad N dimintai keterangan terkait pengerjaan paving blok di Dusun Bajo desa setempat.

Kapolres Sumbawa AKBP Muhammad mengatakan, pihaknya meminta keterangan pihak terkait untuk kepentingan penyelidikan laporan dana desa tersebut.

a�?Memang belum naik ke penyidikan. Kasus ini baru tahap penyelidikan. Kami memeriksa saksi-saksi guna mengetahui apakah ada tindak pidana atau tidak,a�? jelasnya, kemarin.

Dalam kasus ini, sejumlah masyarakat melaporkan dugaan penyalahgunaan dana Desa Labuhan Mapin tahun lalu.

Dana desa tersebut digunakan untuk sejumlah kegiatan. Seperti pemasangan paving blok di Dusun Bajo dan Dusun Sanggrahan. Namun, pengerjaannya hanya dilakukan di Dusun Sanggrahan.

Selain itu, pembelian lahan untuk lokasi pemakaman umum juga diduga bermasalah. Anggaran untuk pembelian lahan Rp 70 juta.

Tapi, yang dibayarkan kepada pemilik lahan hanya Rp 5 juta. Persoalan lain, sertifikat lahan itu seharusnya atas nama desa, tapi dibikin menggunakan nama pribadi. (run/r1)

Berita Lainnya

Dana Bantuan Korban Gempa Cair Pekan Ini

Redaksi LombokPost

Perpustakaan Cempi Jaya Banggakan Dompu

Redaksi LombokPost

Minyak Sumbawa Sangat Layak Menasional

Redaksi LombokPost

Puluhan Lampu Terpasang, Kota Bima Semakin Terang

Redaksi LombokPost

KPU Dompu Publikasikan Daftar Caleg Sementara

Redaksi LombokPost

Pelayanan RSUD Sumbawa Mulai Dibenahi

Jalan Teladan-Kelawis dan Batu Rotok Tuntas

Berkas SMKN Lunyuk Dikirim ke Kejaksaan

Istri Jadi TKW, GT Hamili Anak Kandungnya