Lombok Post
Metropolis

Jangan Salahkan Jilbab Perempuan

Liwa Ussakinah
Liwa Ussakinah

MATARAM – Tidak semua perempuan yang berhijab adalah orang yang baik, namun perempuan yang baik sudah pasti berhijaba��. Itulah hal yang disampaikan oleh Liwa Ussakinah salah seorang mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Mataram ketika ditanya tentang hijab. Saat ini, ia mengaku banyak pro-kontra terkait penggunaan hijab atau jilbab oleh kaum perempuan yang beragama islam. Ini bukan saja terjadi di Mataram melainkan di seluruh Indonesia bahkan dunia.

Banyak pihak yang menilai bahwa perempuan yang menggunakan jilbab tidak menjadi jaminan kalau ia adalah perempuan yang baik. Hal tersebut dibenarkan oleh Liwa. Karena, ia menjelaskan antara jilbab dan akhlak sesorang itu berbeda. a�?Jilbab adalah kewajiban. Sementara setiap orang tentu memiliki akhlak yang berbeda-beda,a�? jelas Liwa.

Sehingga, ia menolak jika ada orang yang menyalahkan jilbab atas kurang terpujinya akhlak seorang perempuan. Justru, dengan berhijablah seorang perempuan dijelaskannya belajar untuk menjaga akhlaknya. Karena, dengan berhijab, banyak hal yang didapatkan oleh seorang perempuan. Itulah sebabnya mengapa agama islam dikatakannya mewajibkan seorang perempuan untuk berjilbab. Mulai dari melindungi diri dari pandangan negatif kaum laki-laki hingga membuat seorang perempuan lebih dihormati.

Memang di era globalisasi seperti saat ini, banyak tantangan yang dihadapi kaum perempuan untuk terus berhijab. Pengaruh budaya asing membuat seorang perempuan muslim secara perlahan ingin disamakan dengan perempuan non muslim. Sehingga antara perempuan muslim maupun non muslim akhirnya tidak ada bedanya.

Namun Liwa sendiri berupaya untuk terus konsisten mempertahankan identitasnya sebagai muslimah. Apapun tantangn yang dihadapinya. a�?Pernah pas SMA aku kebagian peran teater diminta melepaskan jilbab. Aku menolak peran tersebut karena bagiku sekali menggunakan jilbab aku bakal terus konsisten,a�? aku dara cantik kelahiran Batam 10 Januari 1996 ini.

Ia menampik kalau keberadaan hijab yang digunakan oleh perempuan akan menggangu aktivitas akatu kenyamanan. Karena ia sudah merasakan sendiri kalau semua aktivitas yang dilakukannya tak sedikitpun terganggu oleh jilbab yang dikenakannya.

a�?Kalau ada yang khawatir, dia pasti belum coba. Nggak apa-apa dipaksain aja dulu. Nanti lama-lama pasti akan terbiasa,a�? sarannya. (ton)

Berita Lainnya

Gerbang Kota Ikut Terseok-Seok!

Redaksi Lombok Post

Spa Abal-Abal Kembali Tersenyum

Redaksi Lombok Post

Usia 16 Tahun Terlarang Menikah

Redaksi Lombok Post

330 Tukang RISHA Minggat, Rumah Korban Gempa Baru Jadi 85 Unit

Redaksi Lombok Post

Ogah Berniaga di Jalan Niaga

Redaksi LombokPost

Tolong, Jangan Masuk Angin!

Redaksi LombokPost

Volume Monumen Tak Sesuai Kontrak, Rekanan Didenda Rp 1,2 Juta Perhari

Redaksi LombokPost

Baginya, yang Penting Jangan Mengemis!

Redaksi LombokPost

Ibu Kota kok Kotor?

Redaksi LombokPost