Lombok Post
Headline Selong

Polisi Dalami Masalah Kades Sepit

AKP Wendi Oktariansyah
AKP Wendi Oktariansyah

SELONG – Desa Sepit, Keruak, Lombok Timur (Lotim) kini tengah dalam radar Sat Reskrim Polres Lombok Timur (Lotim). Hal tersebut berkaitan dengan indikasi korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) yang dilaporkan masyarakat setempat.

a�?Laporannya masuk sekitar dua pekan lalu,a�? kata Kasat Reskrim Polres Lotim AKP Wendi Oktarianyah, kemarin.

Kepala Desa (Kades) Sepit dalam kasus tersebut menjadi orang yang dilaporkan warganya sendiri. Dia dituding memainkan anggaran yang dikucurkan ke desa tersebut. Pelapor menuding, indikasi kerugian mencapai Rp 150 juta. a�?Itu hasil dari banyak proyek di desa itu,a�? jelasnya.

Menurutnya hingga kini sudah tujuh orang yang dimintai keterangan. Tim terus mengumpulkan data pendukung untuk mengungkap kebenaran laporan tersebut. Koordinasi dengan Inspektorat Lotim juga sudah dilakukan.

a�?Sejumlah data kami minta dari inspektorat juga,a�? sambungnya.

Kasus ini dendiri memang sudah mengemuka sejak beberapa bulan lalu. Kades setempat dituduh memainkan sejumlah proyek untuk mengeruk keuntungan pribadi.

a�?Dia mainkan sejumlah proyek dengan banyak cara,a�? Tuding Supri,salah seorang tokoh pemuda setempat.

Dia bersama rekannya yang tergabung dalam Pemuda Peduli Desa Sepit lantas melaporkan hal tersebut pada Inspektorat Lombok Timur (Lotim). Tudingannya bukan tanpa sebab. Dugaan permainan sang kades ditemukan langsung oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat.

Misalnya untuk proyek irigasi Lokan Daye yang dalam nomenklaturnya bernilai Rp 59 juta, namun menurutnya dana yang keluar hanya Rp 22,5 juta saja.

a�?Ada banyak lagi yang sudah kita laporkan ke inspektorat,a�? ucapnya.

Namun hal itu dibantah oleh Kades Sepit H Irfan Junaedi. Secara ringkas dia mengatakan selama ini sudah bekerja sesuai dengan prosedur yang ada.

Karena itu tak ada yang perlu ditakutkan dengan persoalan apapun yang muncul. Dia yakin selama pemerintahannya tak ada permainan yang dilakukan.

a�?Kita sudah bekerja baik dan benar,a�? tukasnya. (yuk/r3)

Berita Lainnya

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Jalan di Tempat

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost