Lombok Post
Metropolis

Nakal, Gembok Saja Pak!

Parkir
PARKIR SEMBARANGAN : Beberapa mobil dan motor terlihat parkir dengan mengambil badan jalan di depan taman Sangkareang, jalan Pejanggik, Mataram, Selasa (14/6). Padahal sudah ada larangan parkir di sana.

MATARAM a�� Kepala Bidang LLAJ Disbubkominfo Kota Mataram, Mahfudin Noor, mengaku telah menyiapkan sekitar 10 gembok roda mobil untuk menindak para pengendara yang parkir sembarangan. Bahkan rencananya, jumlahnya akanA� ditambah 10 unit lagi, sehingga Dishubkominfo bisa lebih leluasa memberi sanksi pada pengendara nakal.

a�?Kita ada sudah sekitar 10 unit, itu panjangnya satu meter. Nanti kita tambah sepuluh lagi,a�? kata Fudin.

Pemberlakuan gembok roda mobil, diberlakukan bagi kendaraan yang melanggar aturan parkir. Hal ini menyusul dengan berlakunya, perda parkir nomor 7 tahun 2015 yang disahkan 15 September 2015 lalu. a�?Sekaligus pemberian surat tilang atas pelanggaran mereka,a�? ujarnya.

Fudin menambahkan, memang harus ada pemberian efek jera, agar pengendara patuh terhadap aturan yang ada. Jika tahapan sosialiasi sudah diberikan, tetapi pengendara tetap ngeyel memarkir kendaraan di tempat-tempat yang bukan seharunya tepat parkir, maka tindakan tegas akan diberlakukan.

a�?Ini sudah sesuai dengan petunjuk teknis dalam perwal,a�? tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dishubkominfo Kota Mataram, H Khalid menyebutkan dirinya akan turun sosialiasi, setelah melakukan rapat internal hari ini. Ia menargetkan antara Kamis dan Jumat sudah turun ke lapangan untuk sosialisasi langsung peraturan baru terkit parkir. Sekaligus mulai mendistribusikan karcis pada tukang parkir.

a�?Ini kan besok (hari ini) saya rapat, Insya Allah, Kamis atau Jumat kita mau sosialisasi langsung eksekusi (tarik retrebusi parkir), saya ingin langsung pantau di lapangan,a�? ujar Khalid.

Namun, langkah persuasif akan dikedepankan terlebih dahulu. Karena ia yakin, masih banyak masyarakat yang belum tahu aturan ini. saat ini, ia hanya ingin memasifkan untuk distribusi, karcis parkir pada semua tukang parkir di Kota Mataram.

a�?Ya kita tahan dululah (tindakan peggembokan) di bulan puasa ini, tapi setelahnya kalau sudah sosialiasi dan sebagainya, baru kita tindak tegas,a�? jawab dia.

Khalid juga berencana memangkas birokrasi penyerahan retribusi parkir, dengan meniadakan lagi colector. Nantinya, peran colector akan diubah menjadi tim pengawasan di lapangan. Sementara, tukang parkir diminta langsung menyerahkan pada Dishubkominfo melalui UPTD Perparkiran. a�?Jadi saya mau pangkas birokrasinya, biar lebih cepat dan efisien,a�? tandasnya.(cr-zad/r6)

Berita Lainnya

Taksi Online Jangan Parkir Sembarangan!

Redaksi LombokPost

Bantuan Jadup Urung Disalurkan

Redaksi LombokPost

Pajak Panelnya Dihapus Dong!

Redaksi LombokPost

Rajin Blusukan ke Sejumlah Sentra Kerajinan Tenun

Redaksi LombokPost

Kreatif..!! Babinsa di Mataram Ganti BBM Motor Dengan Elpiji 3 Kg

Redaksi LombokPost

Ada Kemungkinan Passing Grade Diturunkan

Redaksi LombokPost

Anggota Pokmas Harus Lebih Rajin

Redaksi LombokPost

Mantap, Wali Kota Ingin UMK Naik

Redaksi Lombok Post

Peserta Tes CPNS Dilarang Bawa Jimat

Redaksi Lombok Post