Lombok Post
Headline Selong

Pekerja Tewas Tertimbun Jembatan

bencana
RAMAI: Suasana proses evakuasi jembatan ambruk di Sekarteja, kemarin. Tampak reruntuhnan bangunan yang sedang dalam pengerjaan

SELONG – Sebuah jembatan yang sedang dalam pengerjaan di Sekarteja, Selong Ambruk, kemarin. Sejumlah pekerja konstruksi yang tengah mengerjakan pengecoran dan menyusun rangka dari bawah jembatan tertimbun.

a�?Baru satu yang bisa dikeluarkan, dalam keadaan meninggal,a�? kata Herman, salah seorang staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur (Lotim).

Jembatan tersebut dibangun untuk mempercepat akses warga dari selatan menuju utara Selong, begitu juga sebaliknya.Sejumlah saksi mata mengatakan, bangunan tiba-tiba ambruk. Tak diketahui persis apa yang menjadi pemicunya. Sebelumnya sempat terdengar bunyi patahan. Namun sejumlah pekerja tak sempat menyelamatkan diri dan tertimbun dengan cepat. Konstruksi bangunan yang tak sesuai spesifikasi ditengarai menjadi penyebab.

a�?Kejadiannya sekitar jam tiga kurang,a�? kata Kasat Reskrim Polres Lotim AKP Wendi Oktariansyah yang langsung turun ke lokasi.

Bersama BPBD Lotim, ia mengerahkan sejumlah personil untuk ikut membantu. Sejumlah warga setempat juga tampak memenuhi lokasi. Tak ayal, kejadian tersebut menjadi pusat perhatian masyarakat. Hingga adzan Magrib berkumandang, kepastian jumlah korban masih belum bisa ditentukan. Bahkan petugas penyelamat terus bekerja dalam gelapnya malam.

Dimyati, salah seorang warga yang datang ke lokasi kejadian mengatakan mendengar informasi 11 orang pekerja tertimbun dalam reruntuhan jembatan setinggi lebih dari 10 meter tersebut. a�?Katanya enam masih tertimbun, dua meninggal dunia,a�? katanya.

Thoriq warga lainnya memberikan keterangan berbeda. Sepengetahuannya masih ada lebih dari 10 pekerja tertimbun di sana. a�?Masih belum jelas, kami semua menunggu,a�? ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berjuang memindahkan sejumlah balok, patahan bambu dan beton yang bertebaran di seluruh area. Kondisi langit yang makin gelap dengan penerangan minim menjadi kendala. Terlebih alat berat mengalami kesulitan untuk bisa turun ke dasar sungai tempat reruntuhan. a�?Kami terus berjuang melakukan evakuasi,a�? kata Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Lotim, M Takdir Ilahi sambil terus bekerja. (yuk/r3)

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost