Lombok Post
Metropolis

Mohan Dapat Fortuner Terbaru

Mobil baru
BARU: Inilah kendaraan dinas jenis mobil Toyota Fortuner untuk Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana. Kemarin, mobil ini diantarkan ke kantor Wali Kota Mataram.

MATARAM – Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana punya tunggangan baru. Mobil kendaraan dinas di periode pemerintahan Aman jilid II kemarin sudah tiba. Adalah Toyota Fortuner yang dipilih Wali Kota dan Wakil Wali Kota sebagai kendaraannya.

Kendaraan Dinas Wakil Wali Kota Mataram datang lebih dulu ketimbang mobil dinas Wali Kota Mataram. Kemarin (15/6), mobil tersebut langsung diparkir di depan kantor Wali Kota Mataram.

a�?Iya ini mobil untuk Pak Wakil (Mohan, Red). Kalau mobil untuk Pak Wali (Ahyar, Red) kemungkinan nanti datang Bulan Juli,a�? kata Kabag Umum Pemkot Mataram, Baiq Nelly Kusumawati.

Dijelaskan, mobil Toyota Fortuner ini merupakan jenis yang terbaru dengan bahan bakar solar. Harganya Rp 644 juta. Kendaraan ini merupakan permintaan khusus dari kedua kepala daerah tersebut.

Semula, untuk kendaraan Dinas Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota, pemerintah menyediakan anggaran Rp 1 miliar. Masing-masing dianggarkan di BPKAD Kota Mataram dan Bagian Umum sebesar Rp 500 juta.

Sayang anggaran tersebut ternyata tidak cukup. Karena harga mobil dijelaskan mengalami kenaikan. Akibatnya, baik bagian umum maupun BPKAD Kota Mataram akhirnya menambah alokasi anggaran menjadi Rp 650 juta.

Angaran untuk randis ini diambil dari APBD murni karena sudah dianggarkan oleh Penjabat Wali Kota Mataram Hj Putu Selly Andayani beberapa waktu lalu. a�?Rencananya randis yang ingin dibeli Fortuner berbahan bakar bensin. Itu lebih murah. Sayang stoknya terbatas dan nunggunya lama. Sehingga, kami harus menambah anggaran untuk biaya Randis ini,a�? terang Nelly.

Kendaraan ini akan menjadi kendaraan operasional Wakil Wali Kota Mataram selama menjabat lima tahun ke depan.

Terkait keterlambatan untuk kendaraan Wali Kota Mataram, Nelly menjelaskan itu hanya masalah teknis. Karena, pemesanan untuk Randis Wali Kota memang belakangan. Itu langsung dilakukan oleh BPKAD.

a�?Kemungkinan kalau Pak Wali nanti datangnya (mobil dinas, red) Juli. Jenisnya sama seperti yang ini, karena beliau sendiri minta disamakan,a�? terangnya. (ton/r6)

Berita Lainnya

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost