Lombok Post
Pendidikan

Ramadan, Smanti jadi ala ponpes

Ngaji (1)
KHUSUK: Siswa Smanti memanfaatkan jam istirahat dengan mengaji di masjid sekolah setempat, kemarin (15/6).

MATARAM – Dulu, SMAN 3 Mataram bukan dikenal dengan program Partner der Zukunft (Pasch). Melainkan, dikenal sebagai sekolah Islam. Banyak kegiatan keagamaan diaktulisasikan para siswa dan guru di sekolah yang berlokasi di Jalan Pemuda Gomong Mataram ini. Kini, nuansa kegamaan itu muncul kembali pada bulan Ramadan. Kemarin, nampak para siswa berduyun-duyun ke Masjid di sekolah tersebut. Bahkan sampai ada siswa yang nginep di sekolah untuk melaksanakan kegiatan keagamaan yang diprogramkan sekolah. a�?Siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler Remaja Masjid saja yang nginep,a�? kata Pembina Remaja Masjid SMAN 3 Mataram Fauzi, kemarin (15/6).

Bulan penuh hikmah dimanfaatkan siswa SMAN 3 Mataram yang tergabung dalam ekstrakurikuler (ekskul) remaja masjid melakukan berbagai kegiatan sifatnya religi. Mulai dari tadarus hingga belajar menghafal Alquran.

Momen Ramadan dijadikan siswa untuk mengenal kehidupan pondok pesantren (Ponpes). Setiap pagi mulai pukul 08.00 Wita Wita sampai pukul 09.30 Wita siswa tadarus.

Fauzi menuturkan, tadarus dilaksanakan berkelompok. Masing-masing kelompok kebagian juz dan surah untuk dilantunkan. a�?Kita setiap hari khatam,a�? ujarnya.

Bukan hanya itu, para siswa juga diajarkan menghafal Alquran. Dalam program daurah tahfiz para siswa nginep. Mereka harus bermalam di sekolah untuk merojaah hafalannya. a�?Kami datangkan alumni yang sudah hafal 30 juz untuk melatih siswa,a�? terangnya.

Bukan hanya itu, sekolah yang dulu namanya Sekolah Menengah Pembangunan Pertama (SMPP) memiliki program scoter. Bukan program hura-hura di jalan seperti anak geng motor. Melainkan,A� setiap sore siswa turun ke jalan untuk memberikan takjil kepada warga yang melintas di jalan.

Sementara itu Kepala SMAN 3 Mataram H M Jauhari mengatakan, program Ramadan di sekolah ini akan ditutup dengan pembagian zakat fitrah kepada siswa kurang mampu. a�?Selain itu masyarakat sekitar sekolah,a�? ujarnya.

Jauhari ingin marwah sekolah keagamaan di Smanti sebutan SMAN 3 Mataram ini terus melekat. Dengam cara membiasakan siswa melaksanakan kegiatan keagamaan. a�?Kami ingin kegiatan ini bisa terus berlanjut. Para siswa bisa memanfaatkan jam istirahat untuk mengaji di sekolah,a�? ucapnya. (jay)

Berita Lainnya

Kasek Harus Memiliki Sertifikat Cakep Nasional

Redaksi LombokPost

500 Mahasiswa UNW Ikuti PERTAMA

Redaksi LombokPost

Jurusan Pertanian SMKN 7 Mataram Kurang Diminati

Redaksi LombokPost

KBM di Kota Mataram Mulai Normal

Redaksi LombokPost

Bantuan Kemendikbud Untuk Guru PNS Rp 1,5 Juta, Honor Rp 2 Juta

Redaksi Lombok Post

Bhayangkari Percantik Taman Baca di Pesisir Pantai

Redaksi LombokPost

Sintya, Siswi MAN 1 Mataram Juara Ajang KSM Bidang Fisika

Redaksi LombokPost

SMAN 10 Mataram Kekurangan Siswa

Redaksi LombokPost

Dua Siswa Lotim Masuk Tim Paskibraka Nasional

Redaksi LombokPost