Lombok Post
Khazanah

Tunanetra, Tapi Hafal Alquran 30 Juz

ALWI
Muhammad Alwi Rosidi

MUHAMMAD Alwi Rosyidi, 52 tahun, memiliki kekurangan fisik. Dia tunanetra. Namun, dia mampu menghafal Alquran 30 juz yang belum tentu bisa dilakukan orang normal kebanyakan.

Petugas Muazzin di Masjid Raya Kota Palembang, Sumatera Selatan ini kini banyak mengisi hari di bulan Ramadan dengan mengulang bacaan Alqurannya.

Kendati hafal Alquran, mantan qori Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tunanetra tingkat nasional itu tak mau disebut sebagai hafiz. ”Insya Allah ingat 30 juz,” ujarnya, lalu tersenyum.

Berkah tersebut diperoleh Alwi dari ketekunannya. Bermula dari gangguan penglihatan yang dialaminya sejak usia empat tahun, Alwi tak dapat lagi melihat. ”Semua karena sakit,” ucapnya.

Setelah kondisinya membaik, Alwi belajar mengaji dengan KH Abdurrahman. Tiga tahun lamanya dia berguru kepada sang kiai. Karena tak bisa melihat, dia belajar dengan mendengarkan gurunya saat mengaji.

”Setelah itu, saya ulangi sampai hafal ayat demi ayat,” ungkap anak keenam di antara sembilan bersaudara itu.

Untuk lebih mengasah kemampuannya, Alwi, yang sempat ingin menjadi tentara, mondok di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Furqon, Bogor, Jawa Barat. Di sana dia belajar menyempurnakan tajwid dan irama bacaan. Sistem pembelajarannya sama, yaitu dengan mendengar. Soal impiannya yang pupus jadi tentara, dia sungguh tak menyesal sedikitpun.

Saat gurunya membaca Alquran, Alwi akan mengulangi dan menghafalkan bacaan tersebut. Hari demi hari dilaluinya di ponpes tersebut hingga tiga tahun berlalu.

Dia kemudian pulang ke Palembang dan bergabung dengan ikatan remaja Masjid Raya Taqwa dan Masjid Al-Ghazali. Kemampuan Alwi dalam mengaji pun mulai diketahui teman-teman di organisasinya.

Dia akhirnya ditawari ikut lomba MTQ tingkat kota dan berhasil menjadi juara. Setelah itu, dia melaju ke lomba tingkat provinsi yang digelar di Muara Enim dan lomba tingkat nasional pada 2000. A�(JPG/c5/r10)

Berita Lainnya

Imam Besar Mesir: Pesona Khazanah Ramadan NTB, Pertama di Dunia

Redaksi Lombok Post

Puasa, Ubah Tingkah Laku

Redaksi Lombok post

Bayar Zakat Harus Jadi Budaya

Redaksi Lombok post

Bayar Zakat Rp 40 Juta

Redaksi Lombok post

Berbagi pada Anak Yatim

Redaksi Lombok post

Puasa, Jangan Ragu Beramal

Redaksi Lombok post

Berkah Ramadan di Gaza

Redaksi Lombok post

Sahur Modal Air Putih

Redaksi Lombok post

Di Norwegia, Puasa Agak Ribet

Redaksi Lombok post