Lombok Post
NTB

Ratusan PNS Terlambat Ngantor

dirjaharta
dirjaharta

MATARAM -A�Dikasi hati mau jantung. Kalimat tersebut barangkali tepat untuk sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemprov NTB yang masih saja tak disiplin selama bulan Ramadan.

Kendati sudah diberi kelonggaran masuk setengah jam lebih lambat dari jadwal biasanya, masih saja ada oknum PNS yang datang terlambat.

Berdasarkan hasil pengawasan oleh Satpol PP NTB, tercatat ratusan PNS yang tak disiplin. Mereka datang terlambat sehingga tidak mengikuti apel pagi.

a�?Padahal, sudah diberi keringanan, apel pagi itu mulai pukul 08.00 Wita selama Ramadan tapi masih saja banyak yang terlambat,a�? kata Kasatpol PP NTB Dirjaharta, kemarin (16/6).

Pengawasan sudah dilakukan Pol PP di sebelas SKPD dan sejumlah biro lingkup Setda Provinsi NTB. Di lingkup dinas sendiri, tercatat sekitar 58 PNS yang tak disiplin karena tak mengikuti apel pagi. Paling banyak di Bappeda NTB sebanyak 18 orang dan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) sebanyak 16 orang.

Demikian juga disiplin PNS di lingkup biro Setda NTB, tercatat sekitar 105 PNS yang datang terlambat. Paling tinggi jumlah PNS malas di Biro Administrasi Umum sebanyak 33 orang dan di Biro Pembangunan 24 orang.

a�?Pengawasan atau monitoring ini terus akan kami lakukan,a�? tegas Dirjaharta.

Tingginya jumlah PNS yang malas ini jelas sangat disayangkan. Artinya, peringatan Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi agar disiplin tidak kendor selama Ramadan tak digubris.

Jauh hari, Sekda NTB Rosiady Sayuti juga sudah menekankan agar seluruh PNS tetap semangat dalam menjalankan kinerja selama Ramadan. Puasa bukanlah alasan untuk bermalas-malasan.

Puasa sejatinya tak dijadikan alasan untuk tidak memberikan pelayanan secara maksimal. Sebaliknya, puasa harus dijadikan momentum untuk berlomba-lomba menambah amal dan meningkatkan produktivitas kerja.

Sementara, ratusan PNS yang terdata terlambat ngantor selama ramadan akan ditindaklanjuti ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Inspektorat untuk kemudian akan disampaikan ke atasan mereka masing-masing. a�?Soal disiplin PNS, tentu kita harap ada pengawasan dan pembinaan yang maksimal pula dari masing-masing pimpinan SKPD itu sendiri,a�? kata Dirjaharta. (uki/r9)

Berita Lainnya

Warung Wakaf Diserbu Warga

Redaksi LombokPost

Diprediksi Defisit Rp 20,65 Miliar

Redaksi LombokPost

Sanitasi dan Kebersihan Lingkungan Sangat Penting

Redaksi LombokPost

Ini Komitmen NTB Gemilang Zul-Rohmi

Redaksi LombokPost

ILBB-Ancora Foundation Bantu Korban Gempa Lombok

Redaksi LombokPost

Penyambungan Listrik Korban Gempa Gratis

Redaksi LombokPost

BKD Seleksi Calon Pejabat

Redaksi LombokPost

Wagub Minta NGO Berpartisipasi Atasi Kemiskinan

Redaksi LombokPost

Belum Ada Usulan Baru Pahlawan Nasional

Redaksi LombokPost