Lombok Post
Ekonomi Bisnis Headline

Kembangkan Mart Syariah

MATARAM – Pasar modern (mart) yang ada saat ini sebagian besar dimiliki oleh pihak asing. Penerapan prinsip berdasarkan konvensionalnya pun telah mencengkram pasar-pasar rakyat. Akibatnya secara perlahan-lahan perdagangan yang dilakukan rakyat kecil akan tersingkir.

a�?Melihat apa yang terjadi, munculah gagasan untuk mengembangkan mart dengan konsep syariah,a�? terang Ketua Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) NTB Taufiq Gozi, kemarin (17/6).

Pasar modern berkonsep syariah terdapat sistem bagi hasil yang tentu tidak merugikan baik produsen maupun pedagang. Serta fokus utama penjualan tidak hanya mengenai profitabilitas saja. Tetapi mengandung unsur sosial bagi masyarakat yang kurang mampu.

Selain itu, tingkat kehalalan baik dari permodalan, produk yang ditawarkan, sampai pelayanan dan fasilitas yang ada juga terjamin.

Asbisindo, lanjutnya, ingin berkiprah membantu dalam memberdayakan ekonomi umat khususnya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Sebagai pilot projet yang saat ini masih pengkajian, direncanakan lokasi usaha berada dilingkungan sekitar masjid di Kota Mataram.

a�?Produk yang dijual seperti kebutuhan sehari-hari, produk unggulan daerah yang dibuat oleh UMKM,a�? katanya.

Dijelaskan, penerapan prinsip syariah dalam sebuah konsep pasar modern merupakan ciri khas kebudayaan Islam yang membedakan dengan falsafah kebudayaan lainnya. Menurut falsafah Alquran semua aktivitas yang dapat dilakukan oleh manusia patut mendapat falah, kesempurnaan dunia akhirat.

Mengenai peluang pengembangan mart syariah di NTB dinilai cukup strategis. Industri ini tidak hanya mampu menyerap tenaga kerja lebih banyak.

Namun, pertimbangan utama konsumen dalam memilih produk saat ini adalah kehalalan, harga, rasa, dan hadiah.

a�?Tingkat kehalalan suatu barang menjadi yang utama bagi konsumen,a�? ucapnya.

Ini tentu menambah semangat positif. Bahwa bisnis ritel yang berbau syariah akan mempunyai peluang besar untuk berkembang di NTB.

Penerapan kepedulian terhadap umat yang ada di dalam minimarket syariah yaitu dengan adanya pengelolaan, dan penyaluran zakat serta shodaqah ke warga sekitar minimarket.

a�?Ini menjadi keunggulan tersendiri yang membedakan dengan minimarket konvensional,a�? tandasnya. (ewi/r4)

Berita Lainnya

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Jalan di Tempat

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost