Lombok Post
Praya

TGH Fadli Fadil Tohir Ceritakan Sejarah Golkar

BOKS
TERIMA BANTUAN: TGH Fadli Fadil Tohir (kanan), saat menerima bantuan dari pengurus DPP Golkar di Ponpes Yatofa Bodak Praya, Lombok Tengah, kemarin (15/6).

Dalam sejarah Partai Golkar di NTB posiis Ponpes Yatofa Bodak, Lombok Tengah (Loteng) cukup penting. Dari wadah inilah Partai Beringin mendulang banyak suara dalam sejumlah pemilu dan pemilukada.

***

DEMIKIAN disampaikan pengasuh sekaligus pimpinan Ponpes Yatofa Bodak TGH Fadli Fadil Tohir, dihadapan Ketum DPP Golkar Setya Novanto (Setnov), Sekjen Idrus Marham dan pimpinan DPP Golkar lainnya. Ia pun menceritakan perjalanan sejarah Golkar di Pulau Lombok.

Kekuatan Golkar di NTB tak lepas dari keterlibatan sejumlah yayasan pondok pesantren dalam struktur kepengurusan. TermasukA� Nahdlatul Wathan (NW) dulu pernah menjadi penggerak partai ini.

a�?Begitu situasinya carut-marut, ayah kami sekaligus pendiri Ponpes Yatofa TGH Fadil Tohir, berupaya membesarkan Golkar, hingga beliau wafat,a�? ujar TGH Fadli Fadil Tohir.

Sejak itulah, para pimpinan DPP Golkar seringkali berkunjung ke Ponpes Yatofa Bodak. Sudah tidak terhitung, berapa kali Ketum DPP Golkar dan rombongan datang bersilaturahmi.

Pada masa lalu, ungkap TGH Fadli Fadil Tohir, ayahnya sempat dijuluki a�?Mayung Liaha�? atau kijang liar, karena sempat loncat pagar ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Namun perkembangan politik membuat mereka kembali ke naungan Beringin. a�?Hal itu pun terjadi pada diri saya sendiri,a�? ujarnya.

Fenomena semacam itu, menurutnyaA� tak lepas dari dinamika di DPP Golkar. Terutama para pengurus pusat yang tak merangkul dengan serius parapendahulu yang telah membesarkan Golkar di Pulau Lombok.

Demikian halnya para politisi Golkar baik di DPRD provinsi maupun DPR RI yang menurutnya lupa jalan masuk ke Bodak. Yang ada, malah mereka di luar GolkarA� datang menjalin silaturrahmi.

a�?Mudah-mudahan dibawah kepemimpinan Setya Novanto, pohon beringin itu memberikan keteduhan,a�? ujarnya.

TGH Fadli Fadil Tohir pun optimis, kedepan Golkar lebih jaya. Yang penting, tidak lupa sejarah saja. a�?Sejak lama, saya memang sering mendengar Yatofa.

Ponpes yang berdiri di Lombok Tengah ini, memberi warna kemajuan Golkar. Untuk itulah, saya datang ke Yatofa,a�? sambung Setnov.

Orang nomor satu dijajaran DPP Golkar Indonesia itu pun berjanji, tidak akan bosan datang ke Yatofa. Tidak saja menyangkut urusan kepentingan politik atau memberikan bantuan sosial. Tapi, mempererat tali silaturahmi.

Dengan harapan, sejarah masa lalu, dapat mencerminkan kemajuan Golkar masa depan.

Setnov mengaku, posisinya saat ini sebagai Ketum DPP Golkar, tidak lepas dari Yatofa. Karena, berkat doa dari seluruh masyarakat Yatofa Bodaklah, ia bisa memimpin Golkar.

a�?Insya Allah, saya akan menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Terima kasih Yatofa,a�? ujarnya.(Dedi Shopan Shopian/Lombok Tengah/r3)

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Kadis Baru Ditugaskan Perangi Calo

Redaksi LombokPost

PT Angkasa Pura I Salurkan Dana Pinjaman Mitra Binaan

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost