Lombok Post
Headline Praya

Ledakan Tabung Oksigen Diselidiki

PENGISIAN TABUNG: Inilah gudang pengisian tabung oksigen, yang sempat meledak pada, Jumat malam (17/6) kemarin.

PRAYA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lombok Tengah (Loteng), masih menunggu hasil penyelidikan tim ahli, atas ledakan tabung oksigen di gudang pengisian, Jumat malam (17/6) kemarin. Kesimpulan sementara, ledakan terjadi pada panel tabung, akibat arus pendek listrik.

a�?Penyebab pastinya, saya pribadi tidak tahu. Kebetulan saat kejadian, saya sedang safari Ramadan bersama bupati,a�? kata direktur RSUD Praya Muzakir Langkir pada Lombok Post, kemarin (19/6).

Dari keterangan penjaga gudang, kata Langkir puluhan tabung oksigen sedang dalam pengisian. Tiba-tiba, mereka mendengar ledakan sekitar pukul 24.45 Wita. Untungnya, tidak satu pun orang yang berada di gudang, namun ledakan itu pun menimbulkan percikan api dan menyala.

a�?Dalam hitungan menit, dua damkar (pemadam kebakaran, Red) datang. Alhamdulillah, api bisa dijinakkan, tidak sampai menghanguskan gudang,a�? katanya.

a�?Tapi, kalau tabung oksigen itu terisi penuh, mungkin lain ceritanya. Alhamdulillah, situasi aman dan terkendali. Tinggal kita tunggu tim ahli saja,a�? tambah Langkir.

Mantan kepala Puskesmas Praya itu pun berharap, dalam waktu dekat penyebab ledakan tersebut, bisa ditemukan. Selanjutnya, menjadi bahan evaluasi di internal rumah sakit dan pengelola gudang pengisian tabung oksigen. a�?Mudah-mudahan ini kejadian yang terakhir,a�? kata Langkir.

Dia menambahkan, saat kejadian tabung oksigen tetap tersedia di gudang penyimpanan. Per harinya, rumah sakit menyediakan 12 oksigen cadangan untuk pasien. Jika kekurangam biasanya rumah sakit membeli oksigen di tempat lain. Begitu seterusnya.

a�?Alhamdulillah, berkat kesigapan anggota kami. Musibah ledakan bisa teratasi dengan cepat,a�? sambung Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sahabudin, terpisah.

Lebih lanjut, pihaknya menekankan BPBD tetap siaga di markas. Khususnya, petugas damkar. Mereka kata, Sahabudin tidak mengenal libur puasa maupun Idul Fitri, mereka tetap bekerja mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi. a�?Dimana pun dan kapan pun kejadiannya, kami turun,a�? katanya.(dss/r3)

Berita Lainnya

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Garbi Bakal Gembosi PKS?

Redaksi LombokPost