Lombok Post
Metropolis

Jangan Abaikan Kualitas!

SIDAK: Wagub NTB H Muhammad Amin mengunjungi proyek strategis di Pulau Sumbawa. Salah satunya proyek preservasi rekonstruksi jalan dalam Kota Bima yang menghubungkan Raba-Sape, Minggu (19/6).

BIMA – Wakil Gubernur (Wagub) NTB bersama rombongan kepala SKPD terkait melakukan sidak ke sejumlah proyek strategis di Kabupaten Bima, Minggu (19/6).

Salah satu yang ditinjau adalah proyek preservasi rekonstruksi (longsoran) jalan dalam Kota Bima. Jalan ini menghubungkan Raba – Sape sepanjang 62,25 kilometer dengan total nilai anggaran Rp 72,45 miliar.

Wagub menginstruksikan agar benar-benar memastikan pelaksanaan proyek jalan tersebut dikerjakan dengan kualitas yang baik dan sesuai target. Apalagi, mengingat pentingnya akses jalan yang menghubungkan kedua desa tersebut.

a�?Jalan ini untuk kemudahan akses, yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Pastikan pembangunannya segera rampung dengan kualitas yang baik,a�? pesan Amin kepada perangkatnya.

Amin bersama rombongan juga mengunjungi lokasi rencana panen bawang merah Presiden RI Joko Widodo pada tanggal 29 Juni mendatang, di Desa Sangia, Kecamatan Sape.

Di desa tersebut, kelompok tani Lawamba yang memiliki lahan 210 hektare telah menanam bawang merah varitas Super Philip dan telah siap dipanen oleh Presiden.

Amin pun menginstruksikan kepada jajaran SKPD terkait, tingkat provinsi maupun kabupaten agar tetap terjun ke lapangan agar lebih mengerti kebutuhan para petani.

a�?Saya minta para kadis provinsi maupun kabupaten/kota tetap komit untuk terjun ke lapangan, serap aspirasi petani pastikan kebutuhan bercocok tanamnya terpenuhi,a�? instruksi Wagub.

Pada tahun 2016, berdasarkan Data Dinas Pertanian TPH NTB, bantuan Kementrian Pertanian melalui tugas pembantuan Provinsi NTB untuk komoditas bawang merah diberikan untuk 1.300 hektare dengan potensi 20 ton per hektare.

Pemerintah Provinsi NTB sendiri pada tahun ini menyalurkan 130 traktor khusus untuk petani bawang.

a�?Kedatangan Presiden adalah untuk memastikan bahwa Kabupaten Bima yang menjadi sentra bawang yang juga berkontribusi besar di Jakarta atau Keramat Jati itu bisa berkontribusi lebih besar lagi ke depan untuk pasar Indonesia,a�? ungkap Kadis Pertanian NTB Husnul Fauzi. (uki/r9)

Berita Lainnya

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost

Hindari Berkendara Saat Hujan Lebat

Redaksi LombokPost

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost