Headline Praya

KEK Mandalika Dapat Investor Baru

PRAYA – Kantor Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), di Rumah Mutiara Indonesia (RMI), di Desa Tanak Awu Pujut, Lombok Tengah (Loteng), kemarin (21/6) kedatangan calon investor asal Korea Selatan (Korsel). Mereka datang, setelah menerima kabar bahwa, rekannya yang sama akan membangun hotel Royal Tulip, di Mandalika Resort, Desa Kuta tahun 2017 mendatang.

a�?Alhamdulillah, ini kabar gembira buat kita semua,a�? kata Direktur Utama ITDC Abdulbar M Mansoer pada Lombok Post, usai menandatangani kerja sama dan sosialisasi pembangunan.

Kehadiran investor itu, kata Abdulbar secara langsung menambah daftar investor yang akan membangun, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di akhir tahun ini dan tahun 2017 mendatang. Totalnya mencapai lima investor. Mereka rata-rata membangun hotel dan restoran berstandar.

Pembangunan tahap pertama, terangnya tetap dilaksanakan yaitu, Hotel Pullman, Hotel Club Med. Kemudian, menyusul Hotel Royal Tulip yang dibangun investor asal Korsel dan Hotel Marriott asal USA. a�?Ditambah investor yang baru kita selesaikan, penandatanganan kerja sama dan sosialisasi hari ini (Selasa, kemarin),a�? katanya.

a�?Kebetulan mereka itu, adalah rekan atau sejawat dari investor yang akan membangun Royal Tulip. Mudah-mudahan, yang lain berdatangan lagi,a�? lanjut Abdulbar.

Dalam kesempatan itu, turut menyaksikan Asisten II Setprov NTB Lalu Gita Aryadi, Wakil Bupati Lalu Pathul Bahri, Sekda HL Supardan, Kepala Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Winarto dan Kepala Dinas Budpar HL Muhammad Putrie.

a�?Begitu penandatanganan ini selesai, mereka tinggal mengurus izin dan siap bekerja,a�? kata Abdulbar.

Ia menjelaskan, lahan yang akan siapkan untuk pembangunan lima hotel tersebut, mencapai 150 hektare (ha). Lokasi pembangunannya pun sudah ditentukan masing-masing, tinggal mereka mulai berinvestasi saja.

a�?Dengan lima investor saja, menurut saya sudah lebih dari cukup,a�? katanya.

Karena, kata Abdulbar konsep pengembangan KEK di Desa Kuta dan sekitarnya itu, menggunakan pendekatan ekowisata. Sehingga, pembangunan fisiknya hanya 33 persen saja. a�?Mohon dukungan masyarakat dan pemerintah, agar semua berjalan lancar,a�? serunya.

Sementara itu, Kepala BPMP2T Loteng Winarto menambahkan, selain lima investor itu, ada juga investor lain yang akan membangun fasilitas, sarana dan prasarana pendukungnya. Mereka tersebut akan menyelesaikan pembangunan retail, lapangan golf, nursery, perkebunan, solar cell, infrastruktur jalan raya, pengolahan limbah, listrik, pengolahan air bersih, area parkir dan fasilitas publik lainnya.

Jika ditotalkan, kata Winarto mencapai 11 investor. Rata-rata asal luar negeri. Kendati demikian, dalam pengerjaannya nanti dan para pegawainya, akan didominasi dari warga lokal. a�?Penambahan jumlah investor ini, menunjukkan bahwa Mandalika Resort, mulai dilirik,a�? katanya.

Selanjut, tambah Winarto mereka akan menyusun master plan pembangunan, jadwal pembangunan dan survei lapangan. Namun, terlebih dahulu, mereka akan menyelesaikan seluruh perizinan. a�?Prosesnya pun tidak sesulit yang dibayangkan. Semua diselesaikan dengan cepat,a�? katanya.(dss/r3)

Related posts

Perawat Senior Palak Junior

Iklan Lombok Post

Golkar Buka a�?Lapaka�? Bersama

Iklan Lombok Post

Respon PU Mantap

Iklan Lombok Post

Leave a Comment