Lombok Post
D'LADIES

Berburu Diskon Jelang Lebaran

berburu diskon
Diskon "gila-gilaan" yang diberikan pengelola pusat perbelanjaan di salah satu mal di Mataram menjadi daya tarik tersendiri bagi para pembeli.

MATARAMA�– Istilah berburu diskon mungkin merupakan hal biasa buat para ladies. Apalagi mendekati perayaan hari besar agama seperti lebaran. Banyak ladies bahkan mulai memburu diskon jauh hari sebelum Idul Fitri.a�?Berbagai macam jenis potongan harga diberikan pemilik toko atau pengelola pusat perbelanjaan untuk menggaet sebanyak-banyaknya konsumen. Mulai dari diskon 20 sampai 90 persen. Beli dua gratis satu atau beli satu gratis satu. Diskon besar untuk pembelian jenis produk yang sama. Adalagi diskon silang antar merk. Semua ini banyak diberikan apalagi mendekati lebaran seperti sekarang.

Para ibu mulai terlihat mengajak keluarganya untuk berbelanja dengan diskon yang miring tersebut. Seperti yang dilakukan dua keluarga, Indah asal Mataram dan Dian asal Lingsar, Lombok Barat kemarin, saat ditemui di Lombok Epicentrum Mall dan Lombok City Center. Kedua mall ini mulai ramai diserbu masyarakat yang berbelanja keperluan lebaran. Serbuan yang paling banyak dicari jenis fashion.

Indah mengaku sudah menjadi kebiasaan mendekati lebaran berbelanja seperti ini. Kedatangannya berbelanja di saat tidak ramai agar bisa memilih dengan leluasa dan membeli dengan yang sesuai selera. a�?Kalau beberapa hari lebaran akan berjubel dan malas mencari-cari,a�? katanya saat mencoba-cobakan baju untuk anaknya. Menurutnya diskon ini memang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin memenuhi kebutuhan lebaran. Apalagi keluarga selalu minta yang baru jelang lebaran tiba. a�?Yang selalu minta pastinya anak-anak. Kadang ini juga menjadi penyemangat anak-anak yang sudah belajar puasa full satu hari,a�? jelasnya.

Sementara itu Dian mengatakan, budget berbelanja kebutuhan lebaran ini telah disiapkan. Sehingga tidak akan mengganggu biaya pengeluaran bulanan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup. a�?Ya kami siapkan dananya sekitar 50 persenan dari bulanan,a�? tambahnya.a�?Keduanya sepakat bila tradisi tidak akan mudah dihilangkan. Apalagi tradisi berbelanja menjelang lebaran itu sudah ada sejak dari orang-orang sebelum mereka. a�?Sebenarnya kita ini melanjutkan yang kita rasakan dulu. Kalau dulu kita yang dibelikan, tapi sekarang kita yang membelikan,a�? tandasnya. (nur)

Berita Lainnya

Perjuangan Fitri Nugrahaningrum, “Lentera” Bagi Anak-anak Putus Sekolah di Lombok

Redaksi Lombok Post

Saat Buah Hati tak Kunjung Hadir

Redaksi Lombok Post

Seberapa Pentingkah Asisten Rumah Tangga?

Redaksi Lombok Post

MTQ sebagai Sarana Menuju Islam Rahmatan lil Aalamiin

Redaksi Lombok Post

Kiat Hj. Hany Malkan Menjadi Mufasiroh Bahasa Inggris Andal

Redaksi Lombok Post

Hati-Hati Diskon Tipuan

Redaksi Lombok Post