Lombok Post
Sportivo

Cabor Non Unggulan Terancam Absen

TARGET LOLOS: Atlet voli indoor menjalankan latihan rutin persiapan POPWIL 2016 Jatim di Gelanggang Pemuda Mataram, beberapa waktu lalu. Dikpora NTB sebagai penanggungjawab POPWIL memutuskan hanya memberangkatkan cabor berpeluang lolos ke POPNAS 2017 Jateng.

MATARAM – Dikpora NTB memutuskan akan lebih selektif memberangkatkan cabor ke Pekan Olahraga Pelajar Wilyah (POPWIL) 2016 Jawa Timur (Jatim) November mendatang.

Mereka berkomitmen hanya memberangkatkan cabor yang memiliki potensi meraih medali di ajang dua tahunan tersebut.

Kabid Pemuda dan Olahraga (PO) Dikpora NTB H Surya Bahari memastikan penentuan cabor POPWIL tahun ini ditentukan prospek meraup medali. Pihaknya hanya akan mengikutsertakan cabor yang berpeluang lolos ke POPNAS 2017 Jawa Tengah (Jateng).

a�?Peserta POPWIL hasil kajian tim talent scouting setelah berkoordinasi dengan masing-masing pengprov cabor,a�? terangnya, kemarin.

POPWIL tahun ini jumlah cabor akan dipangkas. Dikpora kini lebih selektif memilih cabor yang berangkat. Dengan mempertimbangkan medali dan prestasi, dipastikan hanya cabor unggulan yang mewakili NTB di ajang olahraga pelajar tersebut.

Keputusan itu bukan hanya penghematan anggaran melainkan upaya mewujudkan target delapan emas pada POPNAS 2017 Jateng.

a�?Setiap cabor yang berlaga di POPWIL kita targetkan dapat meraih tiket. Saya kira percuma juga kita memaksakan tampil namun pada akhirnya gagal meraih prestasi maksimal,a�? jelasnya.

Untuk melihat peluang setiap cabor, pihaknya akan menerima masukan dari tim talent scouting. Selanjutnya akan mengumpulkan seluruh pelatih dan pengprov cabor untuk diputuskan bersama layak atau tidak (cabor) berlaga di POPWIL.

a�?Orientasi kita pada POPWIL ini adalah prestasi bukan prestise,a�? tegas Surya.

A�Sampai saat ini Dikpora NTB belum memutuskan jumlah cabor yang akan berangkat ke POPWIL. Namun cabor binaan PPLP sudah pasti berangkat. Sementara enam cabor POPDA 2016 lainnya, bola voli, sepak bola, bola basket, tenis meja, bulutangkis dan tenis lapangan akan diseleksi lebih dulu. A�a�?

Atlet yang tidak punya peluang lolos atau medali juga kita coret,a�? tegas Surya. (zen/r5)

Berita Lainnya

Selangkah Lagi Timnas U-19 Ke Piala Dunia

Redaksi Lombok Post

Huswatun Cetak Sejarah, Petinju Putri Pertama RI Raih Medali Asian Games

Redaksi Lombok Post

Zohri : Saya Nggak Percaya Bisa Juara

Prancis Fantastis! Juara Dunia setelah Tumbangkan Kroasia 4-2

Banjir Hadiah Menanti Zohri

Zohri, Sprinter Pertama Indonesia yang Menjadi Juara Dunia

AS Roma Butuh Keajaiban Kedua

Redaksi LombokPost

Chilena Ronaldo Seindah Puisi

Redaksi Lombok Post

NTB Layak Jadi Tuan Rumah PON 2024

Redaksi Lombok Post