Lombok Post
Headline Metropolis

Ahyar Mulai Goda Parpol

Mohan
wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana

MATARAM – H Ahyar Abduh masih malu menyatakan ingin maju jadi calon gubernur. Namun ia mengaku sudah membangun komunikasi dengan beberapa partai politik.

Tapi Ahyar buru-buru menjelaskan parpol tersebut hanya sebatas berkomunikasi biasa dengan dirinya. a�?Belum menjurus persoalan figur gubernur, kita masih bicara masalah kepentingan-kepentingan NTB ke depan,a�? kata Ahyar.

Terkait dukungan dari Golkar ia mengaku belum tahu siapa yang akan didukung partainya itu. Meski saat ini dukungan beringin mengarah ke Suhaili FT, namun AhyarA� mengaku sudah biasa di politik.

Menurutnya politik sangat dinamis, jika tidak ada dukungan Golkar partai lain bisa mendukung. a�?Kalau memang saya akan maju kemudian partai mana yang memungkinkan mendukung, nanti kita pakai itu,a�? ujarnya.

Ahyar mengaku, meski tidak memiliki modal oraganisasi masyarakat atau dukungan parpol besar. Namun ia mengaku dari dulu juga seperti sekarang, tapi akhirnya jadi wali kota juga. Banyak juga pemimpin dan legislator tidak memiliki modal seperti itu. Tapi ia yakin politik tidak statis tetapi sangat dinamis.

a�?Menurut saya semua punya peluang, kalau soal yang dimaksudkan modal seperti itu bagi saya relatif,a�? ujarnya.

Menurutnya semua punya peluang. Sebab untuk mencari figur seperti TGB sangat sulit. a�?Sulit mencari figur seperti TGB, saya lihat inikan (figur) rata-rata saja,a�? katanya.

Terkait stiker yang beredar tentang pencalonannya, Ahyar mengaku tidak tahu sama sekali soal itu. Termasuk tim semeton Ahyar yang disebut-sebut sebagai miliknya.A�A� a�?Tidak tahu, Lillahitaala, siapa yang buat itu, sayakan tidak punya modal katanya,a�? kata Ahyar.

Ahyar mengaku belum berpikir ke arah sana. Ada pun orang masang stiker di sana sini, itu merupakan ekspresi masyarakat. Hal itu sah-sah saja sebagai bentuk berekspresi masyarakat yang sedang mencari figur siapa gubernur ke depan.

a�?Saya ini sudah terbiasa di politik, tidak pernah bicara soal modal-modalan, kalau ada peluang kita ikut,a�? tandasnya.

Jika, Ahyar benar-benar maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) nanti, maka Wakilnya H H Mohan Roliskana berpeluang mulus, menjabat Wali Kota. Seperti diketahui, Pilgub sendiri akan dihelat 2018 nanti. Sejumlah nama muncul ke permukaan. Salah satunya adalah, Wali Kota Mataram, H Ahyar Abduh.

Meski, pengakuan untuk maju dalam kancah politik pilgub tidak keluar langsung dari mulut Ahyar, namun sejumlah tanda-tanda terliat. Antara lain, munculnya stiker Ahyar yang menyebut dirinya sebagai calon Gubernur NTB, dengan mengusung tagline NTB Untuk Semua.

Sesuai dengan undang-undang Pemilu No. 8/2015 tentang perubahan atas UU nomor 1 tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU no 1 tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota.

Dalam poin itu disebutkan, jika Kepala Daerah Setingkat Bupati/Wali Kota harus mundur setelah ditetapkan sebagai calon. Dengan demikian, jika keputusan Ahyar maju di Pilgub, maka ia harus mengajukan diri untuk mundur. Dengan demikian, jabatan Wali Kota akan diisi Wakilnya saat ini, H Mohan Roliskana. a�?Ndak, ndak, ndak,a�? kata Mohan, menolak berkomentar.

Ia sendiri mengaku baru tahu informasi itu. Dan tak ingin mengomentari lebih jauh. Termasuk apakah mendukung Ahyar atau tidak.A� Baginya, membahas proses politik ini, masih terlalu dini, karena dalam hematnya, Gubernur NTB, masih lama menjabat hingga tahun 2018 nanti.

a�?Ndak etislah saya komentar itu, karena Pak Gubernur masih lama juga menjabat,a�? ulas Mohan irit.

Baginya, persoalan jika ia akhirnya menjadi wali kota karena Ahyar akhirnya mengundurkan diri, untuk berlaga di Pilgub 2018 nanti, tentu itu memang sudah sesuai dengan konstitusi yang ada.

Meski demikian, sekali lagi ia menegaskan, jika saat ini bukan saatnya membahas a�?untung-rugia��, terkait peluang Ahyar berebut kursi 1 NTB. a�?Ya itu normatiflah. Tapi yang jelas sekarang bukan saatnya bicara untung-rugi,a�? tandasnya.(ili/cr-zad/r6)

Berita Lainnya

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Bikin Menu Nasiq Lobi Hingga Manuq Sebur Saus Lebui

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Ayo, Keruk Sungai Ancar!

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Harus Nabung Stok Sabar

Redaksi LombokPost