Lombok Post
Sportivo

Satgas Pelatda Belum Maksimal

BELUM MAKSIMAL: Koordinator Satgas Pelatda Wibowo Budi Santoso terlihat tengah memantau latihan atlet tinju Nasrudin di Padepokan Pencak Silat GOR 17 Desember, belum lama ini.

MATARAM – Pelaksanaan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Sentralisasi Rinjani 2016, telah berlangsung sekitar tujuh bulan. Namun beberapa hal masih dianggap kurang maksimal. Salah satunya peran satuan tugas (Satgas) pelatda.

Dalam rapat pelatih yang digelar KONI NTB di Sekertariat GOR 17 Desember kemarin, para pelatih yang hadir a�?kompaka�? menilai keberadaan satgas pelatda belum berjalan secara signifikan.

Sekum KONI NTB H Suhaimi yang memimpin rapat mengatakan, peran satgas perlu ditingkatkan. Terutama dalam membangun komunikasi dengan pelatih.

a�?Satgas diminta lebih intens lagi dalam memberikan masukan dan konsultasi kepada pelatih,a�? kata Suhaimi selepas rapat.

Tugas satgas pelatda selalu memantau kemajuan dan perkembangan atlet. Mulai dari tes kesehatan, VO2 Max, gizi, kesehatan, keamanan, tempat tinggal, hingga kesiapan atlet 100 persen siap bertanding.

Suhaimi mengakui para pelatih yang hadir sedikit mempersoalkan kehadiran satgas. Terutama soal komunikasi dengan pelatih. a�?Semoga semua ini dapat berjalan sesuai harapan kedepan. Karena sangat riskan dua bulan jelang PON,a�? ujar Ketua PASI NTB itu.

Jelang dua bulan PON, saat ini atlet pelatda masuk periode persiapan khusus. Aspek teknik, taktik, strategi dan mental emosional harus tetap stabil.

a�?Karena waktu tersisa hanya kurang lebih 79 hari. Mari kita kerja dengan maksimal,a�? ajak Suahimi.

Selain satgas, dalam rapat pelatih kemarin juga memutuskan para atlet pelatda akan mendapatkan motivasi setiap minggunya. Kondisi mental mereka jelang PON mendapat perhatian dari psikolog.

a�?Pemberian motivasi dilakukan sekali seminggu,a�? jelas Suhaimi.

Suhaimi juga meminta semua pihak untuk mendukung satgas, pelatih dan atlet meraih prestasi maksimal dalam PON Jabar nanti.

a�?Untuk meraih prestasi maksimal dibutuhkan dukungan semua pihak, terutama masyarakat NTB,a�? tandasnya. (zen/r5)

Berita Lainnya

Selangkah Lagi Timnas U-19 Ke Piala Dunia

Redaksi Lombok Post

Huswatun Cetak Sejarah, Petinju Putri Pertama RI Raih Medali Asian Games

Redaksi Lombok Post

Zohri : Saya Nggak Percaya Bisa Juara

Prancis Fantastis! Juara Dunia setelah Tumbangkan Kroasia 4-2

Banjir Hadiah Menanti Zohri

Zohri, Sprinter Pertama Indonesia yang Menjadi Juara Dunia

AS Roma Butuh Keajaiban Kedua

Redaksi LombokPost

Chilena Ronaldo Seindah Puisi

Redaksi Lombok Post

NTB Layak Jadi Tuan Rumah PON 2024

Redaksi Lombok Post