Selong

Agar Selamat, Pemudik Harus Taat Aturan

SELONG – H-7 Lebaran aktivitas mudik di Lombok Timur (Lotim) tampak mulai menggeliat. Mencegah terjadi kecelakaan, Satuan Lalulintas Polres Lotim mengingatkan pemudik selalu taat aturan.

a�?Ingat, aturan bukan untuk dilanggar, taruhannya nyawa sendiri,a�? kata Kasat Lantas Polres Lotim AKP Bayu Eko, kemarin (30/6).

Sejak kemarin sejumlah posko sudah disiapkan pihak kepolisian. Beberapa diantaranya ada di Terara, Masbagik, Pancor, termasuk di Pelabuhan Kayangan.

Namun di luar posko tersebut, petugas juga disebar di berbagai titik, khususnya kawasan rawan kemacetan dan kecelakaan. Misalnya di area Pasar Paok Motong dan Pasar Aikmel.

a�?Kita ingin arus kendaraan tetap lancar,a�? katanya.

Khusus daerah rawan, Bayu mengingatkan pengendara untuk waspada, khususnya mulai dari Aikmel hingga Pringgabaya dan sebaliknya. Kawasan tersebut kerap terjadi kecelakaan karena jalan yang sepi sehingga menggoda pengendara memacu kendaraannya lebih cepat.

a�?Sampai sekarang (tengah tahun,red) sudah 12 nyawa melayang,a�? katanya.

Dari angka tersebut, tujuh diantara korban merupakan anak di bawah umur. Karena itu kembali diimbau para orang tua tak gegabah memberikan anaknya kendaraan.

a�?Kalau sayang anak, jangan dikasih motor,a�? pesannya.

Kapolres Lotim AKBP Karsiman mengingatkan pengendara untuk menyiapkan berbagai keperluan saat mudik. Yang paling penting adalah kesiapan fisik pengendara dan kendaraan yang digunakan. Ia mempersilakan pemudik yang letih untuk beristirahat di pos-pos polisi terdekat.

a�?Boleh, kalau pegal, pusing, atau mau cek kendaraan, istirahat saja di polsek,a�? katanya.

Secara khusus ia sudah memerintahkan seluruh anak buahnya, tak terbatas hanya sat lantas saja mengawal mudik tahun ini. Sebagai daerah dengan penduduk terpadat di NTB, pemudik tujuan Lotim diperkirakan sebagai salah satu yang terbesar.

Selain itu, letak geografis Lotim yang menjadi gerbang pembatas dengan Pulau Sumbawa juga sangat strategis sebagai jalur mudik tujuan timur ataupun barat Indonesia yang menggunakan jalur darat. (yuk/r3)

Related posts

Dianggap Bodoh, Ini Jawaban Kadis Pariwisata Lotim

Redaksi Lombok Post

Pak Dewana��Kuasai Aturannya Dulu

Iklan Lombok Post

Merasa Miskin, Lapor ke Dinas STT!

Redaksi Lombok post