Lombok Post
Headline Tanjung

Jangan Dibuat Asal-asalan!

Kabid Evaluasi dan Pelaporan Bappeda NTB Karim M dalam Musrenbang RPJMD Lombok Utara, Rabu (29/6).

TANJUNG – Angka kemiskinan di Lombok Utara saat ini masih terhitung tinggi, yakni 33,14 persen. Sehingga inilah salah satu pekerjaan rumah Pemkab Lombok Utara yang harus diselesaikan.

“Penurunan sudah cukup signifikan dari 40 persen. Semoga bisa diturunkan lagi di periode sekarang,” ujar Kabid Evaluasi dan Pelaporan Bappeda NTB Karim M dalam Musrenbang RPJMD Lombok Utara, Rabu (29/6).

Dijelaskan, dari presentasenya Lombok Utara terhitung rendah. Namun karena dihitung juga dari jumlah penduduk menjadi tinggi.

“Pengentasan kemiskinan ini harus didukung dengan proses perencanaan. Jangan asal-asalan dalam membuat program pengentasan kemiskinan,” tandasnya.

Karim menegaskan jangan sampai program penanggulangan kemiskinan hanya asal ambil dari program SKPD. Program penanggulangan kemiskinan harus disusun secara matang.

Menurutnya, sektor pariwisata yang menjadi andalan Lombok Utara bisa digerakkan untuk menurunkan angka kemiskinan tersebut.

“Potensi destinasi pariwisata itu paling banyak di Lombok Utara bahkan sudah terkenal sampai internasional,” katanya.

“Tinggal bagaimana penanganannya lebih dioptimalkan lagi. Termasuk potensi budaya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Karim menjelaskan untuk angka kemiskinan NTB sendiri saat ini berada dalam posisi 16.54 persen. Ini merupakan angka dari BPS tahun 2015.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar mengungkapkan pihaknya kini tengah mendorong pariwisata agar bisa meningkatkan sektor lainnya. Sehingga pertumbuhan ekonomi meningkat dan angka kemiskinan menurun.

“Sekarang kita coba memaksimalkan sektor peternakan menggunakan sektor pariwisata,” katanya.

Najmul mencontohkan saat ini sektor peternakan khususnya peternak ayam petelur sudah mulai memanfaatkan pariwisata. Caranya dengan menyuplai kebutuhan telur bagi seluruh hotel yang ada di Lombok Utara. “Kebutuhan hotel per hari itu 23 ribu butir telur. Kalau ini bisa dipenuhi sektor peternakan akan meningkat,” tandasnya.

Selain telur, kini kebutuhan daging untuk hotel juga mulai dilirik peternak. Pasalnya, dalam sehari saja kebutuhan daging untuk hotel-hotel mencapai satu ton.

“Pemkab akan meningkatkan dengan memberi bantuan pada kelompok atau menciptakan kelompok baru,” cetusnya. (puj/r9)

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost