Lombok Post
Dialog Ramadhan

Nafsu yang Mutmainnah

Dialog Ramadhan

Assalamua��alaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah, segala pujian hanya bagi Allah atas semua karuniaNya yang sangat banyak dan tidak terhitung jumlahnya, utamanya kita syukuri nikmat Iman dan Islam. Selawat salam kepada Nabi Muhammad saw, juga kepada keluarga dan sahabat-sahabat beliau.

Pembaca Rahimakumullah

Tidak berapa lagi kita akan segera meninggalkan bulan Ramadan yang mubarak ini, sekalipun tidak sedikit dari orang-orang yang sangat kuat imannya menginginkan Ramadan berlangsung lebih lama lagi. Tetapi Ramadan tetap akan berakhir dan meninggalkan kita.

Kita tidak bisa mengetahui secara pasti akankah kita dapat bertemu kembali atau tidak dengan Ramadan berikutnya? Allah lah yang Maha Mengetahui, yang pasti tentu kita berharap dan berdoa agar kita dapat bertemu kembali dengan Ramadan-Ramadan berikutnya sebelum ajal kita sampai.

Pembaca Rahimakumullah

Sekalipun Ramadan akan segera berakhir, tetapi yang tidak kalah pentingnya adalah mengambil pelajaran dari hari-hari Ramadan yang telah kita lalui. Apakah puasa itu sendiri, maupun suasana yang terbentuk pada bulan Ramadan.

Seperti kemurahan orang bersedekah, banyaknya orang-orang membaca ayat-ayat suci Alquran, kesabaran dalam menahan marah pada saat ia diganggu atau disakiti orang lain.

Semua kondisi tersebut menjadikan Ramadan menjadi semakin istimewa yang dapat membuat seseorang menjadi lebih taqwa dan lebih khusyuk dalam beribadah. Tidak hanya itu saja, tetapi Ramadan akan melahirkan kelembutan hati dan perilaku yang dapat melahirkan kebaikan dan kebaikan.

Apabila kebaikan muncul dimana-mana, maka semua orang, bahkan semua makhluk lainnya akan memperoleh kebaikannya dan mendapat barakah Ramadan.

Karenanya, yang perlu dan harus kita pertahankan adalah suasana Ramadan yang menurunkan nafsu ammarah bisuua��i, nafsu yang terkendali, nafsu yang mutmainnah.

Semoga dengan kita memperoleh nafsu yang mutmainnah itu, kita menjadi diri yang ridho terhadap ketentuan Allah swt dan di ridhoi. Amin. (r10)

Berita Lainnya

Museum Alquran Terbesar Kedua di Dunia ada di Jakarta

Redaksi Lombok Post

Hadirkan True Broadband Experience

Redaksi Lombok post

Peristiwa Pulomas

Redaksi Lombok post

Zakat Fitrah

Redaksi Lombok post

Ketahanan Jiwa

Redaksi Lombok post

Waspada dan Hati-hati

Redaksi Lombok post

Pelajaran dari AL-Lahab

Redaksi Lombok post

Jangan Menjadi Pendusta Agama

Redaksi Lombok post

Bebas dari Neraka

Redaksi Lombok post