Lombok Post
Metropolis

Mutasi Terancam Mandeg

Eko
Plt Sekda Kota Mataram, Effendy Eko Saswito.

MATARAMA�- Rencana Mutasi oleh Pemkot Mataram bakal terhambat. Ini merupakan buntut dari belum adanya respon Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), terkait permintaan rekomendasi atas surat Pemerintah Kota Mataram dengan nomor 800/821.2/673/BKD/2016 tanggal 24 Mei, perihal Pansel Sekda Kota Mataram.

a�?Cuma tak bisa (lakukan) mutasi,a�? kata Plt Sekda Kota Mataram, Effendy Eko Saswito.

Meski telah ditunjuk sebagai Plt sekda, Eko tidak bisa menandatangani SK mutasi. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 49 tahun 2008 pada 132 A, ayat (1) huruf (a), Pelaksana Tugas (Plt) sekda dilarang melakukan mutasi.

Sementara untuk keperluan surat-menyurat, RPJMD dan APBD Perubahan 2016, tidak ada persoalan. Karena itu, Eko berharap, KASN bisa segera membalas permintaan rekomendasi dari pemkot. Sehingga, tahapan-tahapan penjaringan bisa segera dilakukan tepat waktu. Sebab, proses penjaringan dikhawatirkan butuh waktu lama.

a�?Iya makanya KASN ini kita harapkan bisa segera,a�? imbuhnya.

a�?Mulainya penjaringan calon sekda, sangat tergantung kapan rekomenadasi dari KASN turun, setelah itu wali kota langsung meng-SK-kan dan pansel mulai bekerja,a�? tandasnya.

Sementara itu, Kepala BKD Baiq Dewi Mariana Ariany, saat coba dikonfirmasi kembali di ruang kerja setelah sebelumnya memilih tak berkomentar apapun, kemarin masih irit bicara. Ia hanya mengatakan, apa yang telah disampaikan wali kota ditambah penjelasan rinci dari Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Mataram, sama dengan penjelasannya.

a�?Itu sudah sama seperti yang disampaikan pak wali,a�? kata Dewi.

Namun, soal balasan surat KASN dengan nomor B-385/KASN/2016 tanggal 27 Mei yang meminta penjelasan terkait pergantian sekda, sudah dirinya disampaikan, ke KASN. Ia menyebutkan posisi Pemkot Mataram saat ini masih menunggu balasan antas surat pertama yang diterbitkan Pemkot Mataram, seperti yang disampaikan wali kota.

a�?Sudah, sudah saya sampaikan (balasan surat KASN),a�? tutup Dewi.(cr-zad/r4)

Berita Lainnya

Belum Satu pun Rumah Tahan Gempa yang Terbangun

Redaksi LombokPost

BPBD Tunggu Perintah Perkim

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Sudah Lama Ambles, tapi Dicuekin!

Redaksi LombokPost

Anak Muda sampai Pengusaha Berebut Buat Karikatur

Redaksi LombokPost

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

169 Formasi Gagal Terisi

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Kurang Perhatian, Sungai Ancar Meluap

Redaksi LombokPost