Lombok Post
Headline Metropolis

Pemindahan Makmur Dinilai Keliru

MATARAM – Anggota Komisioner Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Made Swandi mengatakan, KASN sudah menerima dan membalas kembali surat penjelasan Pemkot Mataram.

a�?Kami sudah kirimkan balasannya,a�? kata Made pada Lombok Post, kemarin (1/7).

Made menjelaskan, setelah mempelajari alasan Pemkot Mataram memindahkan Sekda Kota Mataram yang lama HL Makmur Said. Ada beberapa poin yang disimpulkan KASN. Di antaranya proses seleksi sekda baru bisa berlanjut asalkan catatan-catatan KASN dipenuhi pemkot. Namun ia tidak menyebutkan secara terperinci apa saja catatan itu.

a�?Prisipnya proses seleksi baru bisa dilanjutkan kalau syarat-syarat sudah lengkap dipenuhi,a�? kata Suwandi.

Dalam hal pemindahan mantan Sekda Makmur Said, KASN dapat memahami karena Makmur sudah menjabat lebih dari lima tahun. Sehingga harus diganti. Tapi menurut KASN, prosedur pemindahan sekda oleh Pemkot Mataram keliru. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota. Kepala daerah baru bisa melakukan penggantian pejabat setelah enam bulan dilantik.

Sementara Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh baru dilantik pada tanggal 17 Februari 2016, tapi sudah mengganti Sekda Makmur sebelum enam bulan. Mestinya sekda diberhentikan dulu karena sudah menjabat lima tahun. Kemudian baru membuka lagi proses seleksi sekda baru, sehingga sekda yang lama juga bisa ikut mendaftar. Tapi yang terjadi sekda lama justru dipindahkan ke tempat lain.

a�?Kalau sekda lama ingin memproses secara hukum ke PTUN silahkan saja,a�? kata Made.

Meski demikian, KASN tidak ingin persoalan ini menghambat proses pemerintahan di Kota Mataram. Bagaimana pun jabatan sekda tidak boleh dibiarkan kosong terlalu lama. Untuk itu, persoalan tersebut bisa diselesaikan dengan baik oleh Wali Kota H Ahyar Abduh dengan mantan sekda HL Makmur Said.

a�?Nah silahkan diselesaikan itu,a�? imbuhnya.

Sementara itu, Asisten III Setda Kota Mataram Hj Baiq Evi Ganevia mengaku, pihaknya belum menerima surat KASN tersebut. Meski sudah dikirim, kemungkinan belum tiba di bagian administrasi.

a�?Belum, belum, belum kita terima apapun dari KASN,a�? katanya.

Jika sudah diterima, pihaknya tentu akan segera menindaklanjuti apa saja yang menjadi catatan KASN, sehingga Pansel Sekda Kota Mataram bisa segera berjalan. a�?Kami belum bisa berkomentar apa-apa karena surat belum diterima,a�? ujarnya. (ili/r4)

Berita Lainnya

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

Pilkades Serentak Harus Dievaluasi

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Kurang Perhatian, Sungai Ancar Meluap

Redaksi LombokPost