Lombok Post
Ekonomi Bisnis Headline

Puasa, Okupansi Hotel Turun

MATARAM – Tingkat keterisian (okupansi) hotel di Kota Mataram mengalami sedikit penurunan selama bulan ramadan ini. Terhitung semenjak datangnya awal puasa, lantaran tidak banyak pengadaan rapat dalam skala besar.

Hal ini sangat jauh berbeda dengan kondisi normal, pasca sebelum datangnya bulan puasa. Dimana okupansi hotel mengalami tren peningkatan hingga 80 persen.

a�?Hingga minggu ketiga bulan Juni okupansi hotel turun,a�? kata Ketua Asosiasi Hotel Mataram (AHM) Reza Bovier, kamis (30/6).

Dijelaskan, dari jumlah kamar 41.728 hanya terjual 19.528 kamar atau 46,80 persen. Persentasi ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Di mana jumlah kamar sebanyak 35.517 hanya terjual 17.192 kamar atau 48,40 persen.

Guna menyiasati penurunan tersebut, lanjutnya, biasanya beberapa hotel menawarkan paket diskon dan aneka program lainnya. Seperti paket berbuka puasa bersama, paket menginap dengan hidangan buka puasa dan sahur. Bahkan ada pula menggunakannya untuk general cleaning kamr, ruang rapat dan restoran, perawatan gedung, serta memberikan cuti karyawan. Meskipun hal itu sifatnya tergantung kebijakan setiap masing-masing hotel.

a�?Biasanya pengusaha hotel menerapkan diskon melalui publikasi atau langsung kepada tamu yang datang,a�? terangnya.

General Manager Golden Palace Hotel Lombok Ernanda Agung membenarkan, okupansi terjadi sedikit penurunan. Lantaran jika dibandingkan bulan puasa tahun lalu, awal puasa berada di pertengahan bulan. Sedangkan saat ini, awal puasa berada di awal bulan.

a�?Namun jika melihat bulan puasa bukan bulan Juni, terjadi kenaikan hingga 20 persen,a�? ujar Ernanda.

Dikatakan, untuk menyiasati penurunan okupansi, pihaknya memberikan promosi bagi tamu hotel. Salah satunya tambahan paket berbuka puasa yang dijual hotel cukup diminati tamu. Karena di samping menu makanan yang bervariasi, rasa makanan yang enak dan cocok bagi lidah masyarakat, serta harga paket yang cukup terjangkau.

a�?Biasanya hotel melakukan hal ini,a�? tandasnya. (ewi/r4)

Berita Lainnya

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

Pilkades Serentak Harus Dievaluasi

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost