Lombok Post
Metropolis

Selamat Mudik, Hati-Hati di Jalan!

BIAR AMAN: Salah seorang sopir angkutan di Terminal Mandalika saat menjalani tes urine, kemarin (1/7). Ini dilakukan BNN Mataram untuk memastikan sopir angkutan mudik terbebas dari penyalahgunaan narkoba.

MATARAM – Hari ini diprediksi sebagai puncak arus mudik. Lonjakan penumpang di Terminal Mandalika, Mataram pun diprediksi akan naik hampir dua kali lipat. Pemudik diminta untuk lebih berhati-hati.

a�?Karena besok (hari ini) akan jauh lebih ramai, kami harap pemudik bisa lebih waspada dan berhati-hati, menjaga keamanan diri sendiri,a�? kata Kepala Terminal Mandalika Shaiful Jihad, kemarin (1/7).

Sejak H-7, lonjakan penumpang di Terminal Mandalika belum terlihat begitu signifikan. Hingga kemarin, jumlah angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) yang beroperasi pun hanya 12 unit dengan jumlah penumpang 374 orang.

Untuk angkutan kota dalam provinsi (AKDP) terpantau baru sekitar 46 unit dengan jumlah penumpang 1.344 orang.

Sementara, pada puncak mudik hari ini, rencananya akan beroperasi 20 unit AKAP dan 50 unit AKDP. a�?Tiket untuk mudik besok (hari ini) sebaiknya sudah di pesan jauh hari karena pastinya akan penuh. Kalau cari tiket di terminal, kemungkinan nggak dapat,a�? katanya.

Mengantisipasi lonjakan penumpang pada puncak arus mudik tersebut, pihak Terminal Mandalika mengaku siap dengan strategi pengamanan. Di terminal tersebut telah standby dua posko keamanan.

Meski demikian, Shaiful menekankan, perlunya kesadaran dari pemudik sendiri untuk menjaga keamanannya sendiri. a�?Pemudik jangan lengah,a�? pesannya.

Terutama bagi pemudik yang membawa anak kecil, diminta untuk tetap melakukan pengawasan. Demikian juga pengawasan terhadap barang bawaan mereka agar tidak terjadi kehilangan.

Jika ingin menggunakan jasa buruh angkut, sebaiknya lakukan negosiasi harga di awal agar tidak terjadi adu mulut atau menjadi korban penipuan.

a�?Kalau pemudik menemukan kejanggalan, silahkan hubungi kami selaku petugas terminal,a�? katanya.

Selain itu, jauh hari, pihak terminal juga sudah melakukan pengecekan terhadap kelayakan operasi angkutan mudik.

Sempat ditemukan beberapa kendaraan yang bermasalah dengan izin administrasi dan kerusakan ban. Tetapi sudah langsung diperintahkan untuk perbaikan.

a�?Insyaallah sudah tidak ada masalah lagi,a�? imbuhnya.

Untuk menjamin keselamatan penumpang, seluruh sopir angkutan bis di Terminal Mandalika juga diwajibkan menjalani tes urine.

Tes urine tersebut digelar Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Mataram untuk mencegah adanya sopir di bawah penyalahgunaan narkoba.

a�?Kegiatan ini kita laksanakan untuk memastikan tidak ada a�Zsopir yang menggunakan narkotika jenis apapun juga. Sehingga saat menjalankan tugasnya mereka tidak sampai membahayakan nyawa penumpang yang menggunakan armada bus mereka untuk mudik ke kampung halamannya,a�? ujar Kepala BNN Mataram Nur Rachmat.

Setiap harinya, ada sekitar 23 sopir bis yang menjalani tes. Tes ini dilakukan setiap hari, mulai H-7 hingga H+7 arus mudik.

Jika sampai kedapatan sopir yang menyalahgunakan narkoba maka harus langsung digantikan oleh supir cadangan.

a�?Tapi Alhamdulillah, sejauh ini, belum ada ditemukan sopir di bawah penyalahgunaan narkoba,a�? ungkapnya. (uki/r9)

Berita Lainnya

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Bikin Menu Nasiq Lobi Hingga Manuq Sebur Saus Lebui

Redaksi LombokPost