Lombok Post
Kriminal

Terkendala Dana Operasional

Polda AKBP ANOM WIBOWO

MATARAM – Ditreskrimsus Polda NTB terus mendalami kasus dugaan korupsi Fiberglass di Kota Bima. Namun, upaya tersebut masih terkendala operasional.

a�?Kita tetap mengusut kasus itu. Tapi, masih terkendala operasional,a�? ungkapnya.

Sehingga, Polda NTBA� terus berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Bima Kota untuk membackup pemeriksaan kasus tersebut. Langkah itu dilakukan untuk mempercepat proses penyelesaian kasus.

Anom menjelaskan,A� untuk memperkuat alat bukti butuh keterangan para saksi. Sementara itu, saksi yang akan diperiksa terlalu banyak.

Tentu, jika itu seluruhnya dipegang penuh oleh Polda NTB akan mengahabiskan anggaran operasional yang cukup besar.

a�?Ada ratusan yang akan kita periksa. Jika kita akan memanggil mereka tentu akan menghabiskan anggaran operasional,a�? ungkapnya.

Sampai saat ini, pihak Polres Bima Kota sudah memberikan sedikit hasil penyelidikan dilapangan. Dan itu masih dipelajari oleh penyelidik dari Polda NTB.

Sampai saat ini, penyelidik Satreskrim telah meminta keterangan saksi ahli keuangan yang dilakukan di Kantor Pusat Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta. Langkah itu untuk memastikan alur anggaran dari proyek tersebut.

Diketahui, proyek tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Kemudian, anggaran tersebut disalurkan ke Daerah dan memasukkannya ke dalam APBD tahun 2012 sebesar Rp 1 miliar lebih. (arl/r3)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost