Lombok Post
Politika

Kurtubi Kampanyekan Kilang Minyak Lombok

PAPARKAN: Anggota DPR RI Fraksi Nasdem Dr H Kurtubi (kanan) saat berbicara pada program pendidikan reguler Lemhanas angkatan (Pra) LV di Jakarta, Kamis (30/6).

MATARAMA�– Anggota Komisi VII DPR RI Dr H Kurtubi terus mengkampanyekan pentingnya penambahan kilang minyak baru bagi Indonesia. Hal itu disampaikan saat menjadi panelis pada program pendidikan reguler (PPR)Lemhanas angkatan (Pra) V di Jakarta, Kamis (30/6).

Saat itu dia bersama Dirjen EBTKE Mayjend Lumban Sianipar dengan moderator Prof Jana Tjahjana. Dalam kesempatan itu, dia menegaskan Indonesia harus mengurangi ketergantungan kepada BBM impor guna mendukung ketahanan nasional. Menurut dia, Lombok merupakan salah satu lokasi yang tepat untuk membangun kilang minyak baru. “Tidak lagi terkonsentrasi pada satu lokasi saja tapi juga menyebar ke daerah lainnnya,” kata Kurtubi.

Dikatakan, kilang minyak Lombok sangat penting untuk memasok kebutuhan BBM di wilayah Bali, Nusa Tenggara, dan sebagian Jawa Timur. Pemilihan Lombok dimaksudkan untuk mendekatkan distribusi sehingga mengefesiensikan biaya. Nantinya kilang Lombok akan mengolah crude import yang membutuhkan alur lautA� lebar dan dalam untuk dilalui Kapal Tanker minyak raksasa. Terlebih menurut diaA� pemerintah daerahA� sudah menyiapkan lahan yang terintegrasi dengan Global Hub Kayangan di Kabupaten Lombok Utara.

Dia menilai, keberadaan kilang minyak itu juga diharapkan dapatA� mendongkrak perekonomian NTB. Politisi asal Kediri, Lombok Barat ini menegaskan, NTB hingga saat ini masih termasuk salah satu provinsi termiskin di Indonesia sehingga kesenjangan dengan provinsi lain bisa diperkecil. Selain itu, dia juga memaparkan agar kebijakan energi nasional direvisi untuk memberikan ruang bagi dibangunnya PLTN untuk mengejar ketercukupan kapasitas pembangkit yang saat ini masih relatif sangat rendah. “Alhamdulillah dua hal yang saya sampaikan tersebut memperolah dukungan dari para peserta PPR Lemhannas Angkatan LV,” ungkapnya, kemarin (10/7).

Selain itu, Kurtubi mengatakan, seluruh masyarakat NTB harus bersiap menjamu tamu MTQ tingkat nasional. Dia mengimbau masyarakat NTB harus menjadi tuan rumah yang baik. Dia menekankan masyarakat NTB khususnya di Kota Mataram harus menjaga kebersihan lingkungan serta kondusivitas daerah. “Kita harus menjadi tuan rumah yang baik selama pelaksanaan MTQ nasional di Mataram, NTB,” ujar dia.

Sebagai anggota Komisi VII yang membidangi Sumber Daya Mineral dan Energi itu, dia mendorong PT PLN (Persero) benar-benar memberikan pelayanan terbaiknya. Dia juga menemui Direktur Utama PLN. Itu untuk memastikan kesiapan PLN dalam memasok listrik selama kegiatan berlangsung.

Dia juga memaparkan pentingnya kesiapan energi listrik serta kebutuhan BBM untuk kelancaran MTQ nasional.

Kurtubi berharap kegiatan itu berlangsung sukses dan NTB tetap dipercaya sebagai tuan rumah kegiatan-kegiatan nasional.

Penguatan energi juga dinilai penting untuk mendukung kelancaran beragam kegiatan nasional di NTB.A� “Maka penting untuk merealisasikan pembangunan kilang minyak baru di NTB sehingga tidak mengandalkan kilang minyak di Bontang,” tegasnya.

Politisi yang juga dikenal sebagai ahli perminyakan itu menegaskan pembangunan Bandar Kayangan dapat berpotensi meningkatkan pendapatan daerah. Menyerap banyak tenaga kerja, serta meningkatkan perekonomian rakyat.

Di Bandar Kayangan itu akan dibangun kawasan terintegrasi antara gudang energi, kilang dan distribusi ke konsumen yang terintegrasi. (tan/r9/*)

Berita Lainnya

Janji Korban Gempa Harus Dituntaskan

Redaksi LombokPost

Garbi Bakal Gembosi PKS?

Redaksi LombokPost

HBK Dukung Program Zul-Rohmi

Redaksi LombokPost

Pendaftaran Calon Angota KPU Diperpanjang

Redaksi LombokPost

Sembilan Sekolah Lolos Babak Penyisihan Lomba Cerdas Cermat

Redaksi LombokPost

Partisipasi Pemilih Nasional Ditarget 77,5 Persen

Redaksi Lombok Post

Pemilu Serentak 2019 Ribet

Redaksi LombokPost

Ma’ruf Amin Kampanye di Pondok?

Redaksi Lombok Post

Tiga Caleg DPRD NTB Dinyatakan TMS

Redaksi LombokPost