Lombok Post
Kriminal

Waspada, Modus Baru Para Begal!

ilustrasi

PRAYAA�– Ini menjadi pelajaran bagi seluruh warga agar tetap waspada di perjalanan dimana pun dan kapan pun. Karena, pelaku pembegalan selalu punya cara baru untuk merampas kendaraan pengendara, seperti yang menimpa warga Dusun Mandura Desa Landah Praya Timur Reza Alastria, Sabtu (9/7) kemarin sekitar pukul 18.00 Wita.

Informasi yang diserap Lombok Post, kasus itu terjadi saat korban hendak pulang dari Pandan Dure Lombok Timur. Namun di pertengahan jalan di Dusun Suangka Desa Saba Janapria, ada dua orang yang tak dikenalnya, meminta pertolongan.

Kedua pelaku yang menggunakan motor Satria FU itu, meminta agar korban ikut membantu mendorong motornya. Dengan alasan kehabisan bahan bakar. Tanpa menaruh curiga sedikit pun, korban pun menuruti keinginan para pelaku.

Tepat di tempat kejadian perkara (TKP), pelaku berhenti dan langsung mengeluarkan senjata tajam jenis golok, dan menodong korban. Lalu, meminta menyerahkan motor jenis Yamaha Jupiter Z yang dikendarai korban. Alhasil, para pelaku pun dengan leluasa membawa kabur motornya tersebut.

Sepanjang jalan pria 15 tahun itu pun berteriak minta tolong, namun karena lokasi kejadian jauh dari pemukiman warga, ditambah tidak ada satu pun pengendara yang melintasi korban tidak bisa berbuat banyak. Hingga, setibanya di Dusun Trentem Desa Saba, ia pun menceritakan musibah yang dialaminya tersebut.

A�a�?Kami belum menerima laporan dari Polsek Janapria, mungkin korban tidak melaporkannya,a�? cetus Kapolres Loteng AKBP Nurodin SIK, melalui Kasubag Humas Polres Loteng AKP I Made Suparta pada Lombok Post, Minggu (10/7) kemarin.

Kendati demikian, pihaknya menyerukan agar warga yang mengendarai motor maupun kendaraan roda empat, untuk berhati-hati dan waspada. Dengan cara, tidak berpergian sendirian, menggunakan perhiasan mewah atau membawa harta benda lainnya. a�?Jangan melewati jalan yang sepi, apalagi menjelang magrib atau malam harinya,a�? kata Suparta.

Apalagi, tambah Suparta pelaku kejahatan selalu mengintai gerak-gerik siapa pun itu, dimana pun dan kapan pun. a�?Saya juga belum tahu kejadiannya. Tapi, kita berharap kepolisian segera mengusut,a�? kata Camat Janapria HM Munir, singkat.(dss/r3)

Berita Lainnya

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost

Absen Kerja, Sukatra Ditemukan Tak Bernyawa

Redaksi LombokPost

Tilang Menurun, Laka Lantas Meningkat

Redaksi LombokPost