Lombok Post
Praya

30 Calon Jamaah Haji Dicoret

CALON JAMAAH HAJI: Inilah para jamaah calon haji asal Lombok Tengah usai menerima pengarahan dari Kemenag, belum lama ini.

PRAYA – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Tengah (Loteng) terpaksa mencoret 30 nama calon jamaah haji, dari total kuota sebanyak 742 orang. Kebijakan itu dikeluarkan karena mereka belum melunasi ongkos naik haji, sesuai jadwal yang sudah ditentukan sebesar Rp 34 juta lebih.

a�?Ada juga sebagian dari mereka, karena terbentuk usia dan kendala non teknis lainnya,a�? kata Kepala Kemenag Loteng H Nasri Anggara, kemarin (12/7).

Permasalahan itu terjadi, kata Nasri lantaran mereka menggunakan sistem talang haji. Mereka menyetor ongkos haji melalui Bank tertentu, lalu pihak Bank melakukan kebijakan penalangan, hingga sesuai syarat sebesar Rp 25 juta per calon jamaah haji.

Dalam perjalanannya, calon jamaah haji bersangkutan, justru tidak melunasi ongkos haji sebesar Rp 34 juta lebih. Padahal, Kemenag pusat telah membatasi jadwal pelunasan, administrasi dan kebutuhan lainnya. Namun, mereka tidak mengindahkannya.

Alhasil, kata Nasri terpaksa Kemenag mencoret nama-nama bersangkutan, sesuai ketentuan aturan hukum yang berlaku. Begitu pula, mereka yang terkendala karena faktor usia, kesehatan dan kelengkapan dokumen keberangkatan. a�?Ke 30 calon jamaah haji itu akan digantikan oleh calon jemaah haji cadangan,a�? katanya.

Jumlah calon jamaah haji cadangan sendiri, terang Nasri sebanyak 15 orang, dari total 742 orang. a�?Sisanya 15 orang lainnya, masih kita pikirkan siapa penggantinya. Kalau tidak memenuhi syarat, bisa saja daerah lain yang menutupi,a�? katanya.

Mereka, tambah Nasri akan didampingi dari tim pembimbing haji Indonesia (TPHI), tim pembimbing ibadah haji (TPIH), tim pemandu haji daerah (TPHD), petugas non kloter dan petugas medis. Calon jamaah haji asal Gumi Tatas Tuhu Trasna pun, mendapat giliran keberangkatan kloter pertama sebanyak 350 orang pada 23 Agustus mendatang. Sisanya, 392 orang kloter campuran.

a�?Kami ingatkan, pelunasan ongkos haji sudah ditutup hari ini (Selasa, kemarin). Tidak ada tawar menawar lagi, kalau tidak bisa berangkat tahun ini, maka tahun depan,a�? ujarnya.

Ia menjelaskan, jumlah calon jamaah haji yang belum berangkat, hingga saat ini mencapai puluhan ribu orang. Jika ada yang mendaftar tahun ini, maka dipastikan akan berangkat pada tahun 2032 atau harus menunggu 16 tahun lagi. Begitu seterusnya. a�?Bagi yang merasa diri sudah berhaji, tolong memberikan kesempatan kepada warga yang belum berhaji,a�? kata Nasri.(dss/r3)

Berita Lainnya

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Kadis Baru Ditugaskan Perangi Calo

Redaksi LombokPost

PT Angkasa Pura I Salurkan Dana Pinjaman Mitra Binaan

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost

Pilkades Serentak Harus Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Waspada Banjir Kiriman!

Redaksi LombokPost

Jangan Larang Anak-Anak Masuk Masjid

Redaksi LombokPost