Lombok Post
Giri Menang Headline

Bersolek Mulai Tahun Depan

BELI TIKET: Wisatawan yang hendak masuk ke Pantai Senggigi diharuskan membayar tiket seharga Rp 5 ribu. Nampak pengendara motor antre untuk membeli tiket masuk ke Pantai Senggigi.

GIRI MENANG – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berjanji akan memperindah kawasan Senggigi mulai tahun depan. Khususnya di tiga aspek pendukung wisata. Yakni masalah persampahan, Manmade, dan infrastruktur.

Menurut Kadis Pariwisata Lobar Ispan Junaidi, ketiga aspek tersebut sangat mendukung perkembangan wisata.

Khususnya masalah persampahan. Hal ini menjadi persoalan krusial. Sebab mengganggu kenyamanan para wisatawan.

“Bayangkan saja jika wisatawan makan di Kerandangan tapi sebelahnya banyak sampah. Tentu sangat mengganggu,” jelasnya.

Sayangnya, ada hal kecil namun berdampak besar yang kini luput dari perhatian pemerintah. Yakni adanya pungutan bagi pengunjung pantai Senggigi. Meski nilainya tidak besar, namun banyak wisatawan yang mulai protes.

Wisatawan menilai, apa yang dibayarkan tidak sesuai dengan harga yang tertera dalam tiket masuk. a�?Jujur, saya kaget dengan biaya yang dibebankan untuk masuk ke Pantai Senggigi,a�? kata salah seorang wisatawan bernama Fahd.

Fahd yang saat itu berjalan kaki, langsung disodorkan lembaran berwarna biru sebagai tanda masuk tempat rekreasi Pantai Senggigi. Serta diharuskan membayar Rp 5 ribu.

a�?Padahal di gardunya ada tulisan tiket masuk pantai bayarnya cuma seribu. Di karcis juga seperti itu,a�? kata wisatawan asal Kalimantan Timur ini.

Selain itu, dia mengaku sempat melihat plang dengan tulisan lain. Terdapat tulisan pengguna roda duaA� tiket plus parkir bayar Rp 5 ribu. Namun ia tidak sempat menanyakan kenapa ia harus membayar lima ribu, padahal tidak membawa kendaraan roda dua.

a�?Buru-buru, harus ngejar kapal ke Bali, jadi gak sempat tanya,a�? aku dia.

Menanggapi itu, Kepala Desa Senggigi Muhammad Ilham mengaku akan melakukan pengecekan. a�?Itu sebagai temuan saya, nanti akan saya tindaklanjuti,a�? kata dia.

Ilham tidak membantah bahwa pengunjung dikenakan Rp 5 ribu untuk masuk ke Pantai Senggigi. Biaya tersebut dibebankan kepada pengunjung yang membawa kendaraan roda dua, berdasarkan peraturan desa yang ia buat tahun lalu.

a�?Itu sekalian parkir juga, tidak hanya karcis masuk. Kalau ada satu motor dua orang, tetap bayar lima ribu,a�? jelas dia.

Menurut Ilham, biaya tersebut terbilang wajar. Sebab banyak pengunjung yang datang menghabiskan waktu di Pantai Senggigi selama berjam-jam. Selain itu, penarikan retribusi digunakan untuk keperluan kebersihan kawasan Pantai Senggigi.

a�?Itu termasuk juga dengan biaya kebersihan, karena yang bersih-bersih pantai, tenaganya berasal dari desa, dan kita bayar melalui retribusi tiket masuk ini,a�?A� tandasnya. (fer/dit/r6)

Berita Lainnya

2.368 Formasi CPNS Bakal Lowong

Redaksi Lombok Post

EMAS HITAM DARI NTB

Redaksi Lombok Post

Dengan Kartu Nikah Administrasi Lebih Mudah, Benarkah?

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Harga Kedelai dan Kacang Tanah Melonjak

Redaksi LombokPost