Kriminal

Over Kapasitas Tapi Belum Emergency

Mataram – Sebanyak enam dari delapan Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pemasyarakatan Kantor WilayahA�A� Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Barat, dinyatakan over capacity. a�?NTB terdiri dari Lapas dan Rutan, enam diantaranya sudah over capacity,” kata Kabid Pembinaan Bimbingan Pemasyarakatan Informasi dan Komunikasi Gunawan Gathot Priyadi saat ditemui di Kantor Kanwil Kemenkumham Perwakilan NTB, kemarin (12/7).

Sementara itu lanjutnya, kondisi untuk dua UPT lainnya, lapas anak dan lapas terbuka, berpeluang untuk tidak over. Karena, UPT ini hanya dihuni oleh orang-orang tertentu.

a�?Lapas anak diperuntukkan bagi terpidana anak yang di bawah umur atau dianggap tidak cakap hukum. Sementara lapas terbuka, bagi terpidana yang sebentar lagi akan bebas,a�? jelasnya.

Dari catatan yang didapatkan, Lapas Mataram paling mendominasi. Lapas tersebut dihuni oleh 804 orang dari kapasitas 225 orang. Selanjutnya, Begitu juga untuk Rutan Praya, daya tampung rutan ini sebanyak 92 tahanan namun dihuni oleh 280 orang.

Meski demikian,terang Gunawan, over kapasitas di enam UPT itu bukan masuk dalam kategori emergency, jika dibandingkan dengan UPT lain di seluruh wilayah Indonesia.

“Memang kita over, tapi jika dilihat dari skala nasional, NTB belum dianggap emergency,a�?

Gunawan menerangkan, seperti di Lapas Pekanbaru, Riau kapasitasnya mencapai ribuan orang. a�?Sehingga, daerah tersebut dianggap dalam kategori emergency,a�? ungkapnya.

Karena tidak termasuk dalam kategori emergency, sehingga, UPT NTB tidak kecipratan anggaran dari Kemenkumham. a�?Ada 16 provinsi yang mendapatkan anggaran itu. seperti, seperti di Riau, DKI Jakarta, Bandung, Kalimantan Selatan, dan daerah lainnya,a�? pungkas Gunawan. (arl/r3)

Related posts

Kemampuan Polisi Dalam Olah TKP Diuji

Redaksi Lombok post

Pemkab Lobar Klaim Bukan Pungli

Redaksi Lombok Post

Lima Debt Collector Ditahan

Redaksi Lombok Post