Lombok Post
Metropolis

Sengaja Diundur Demi MTQ

muktamar nahdlatul wathan
JUMPA PERS: Ketua OC Muktamar NW ke-13 H. Mahally Fikri (dua dari kiri) saat memberikan keterangan pers di TGB Center, Sabtu (16/7).

MATARAMA� – Muktamar Nahdlatul Wathan (NW) ke-13 yang tadinya akan digelar pada 22-24 Juli 2016 dipastikan bakal diundur. Acara yang akan dipusatkan di Ponpes Nurul Haramain Narmada, Lombok Barat tersebut jadi dihelat pada tanggalA� 7-9 Agustus 2016.

a�?Ini biar dipahami oleh masyarakat luas bahwa muktamar NW tetap akan berlangsung hanya waktu pelaksanaannya yang dimundurkan,a�? kata Ketua organizing committee (OC) Muktawar NW ke-13 H. Mahally Fikri saat memberikan keterangan pers di TGB Center, Sabtu (16/7).

Dijelaskan, alasan penundaan tersebut agar kader NW bisa fokus untuk bersama-sama mensukseskan perhelatan MTQ tingkat nasional yang mulai dihelat akhir bulan ini.

Sebagai salah satu ormas Islam terbesar di NTB, lanjut Mahally, NW punya tanggung jawab untuk mensukseskan agenda nasional tersebut.

a�?Ditunda karena ada kegiatan yang lebih diprioritaskan untuk kepentingan yang lebih besar yakni MTQ,a�? jelasnya.

Alasan lainnya juga karena Ketua Umum Dewan Tanfidziah PBNW TGB HM Zainul Majdi memiliki tanggung jawab yang tak kalah besarnya dalam waktu dekat.

Kader NW yang menjabat sebagai Gubernur NTB itu mendapat kepercayaan untuk menjadi pembicara dalam seminar internasional di Pekalongan,

Jawa Tengah pada 19 Juli. Dalam seminar itu, akan hadir ulama dari berbagai negara. a�?Itu saja alasannya. Tidak ada alasan lain,a�? tegas Mahally.

Muktamar NW ke-13 akan mengangkat tema “Iman Taqwa, Hubbulwathan untuk Indonesia Maju dan Berkah”.

Kegiatan ini akan dihadiri oleh sekitar 1.200 peserta dan tamu undangan, berasal dari sejumlah provinsi di Indonesia.

a�?Sebelum acara ini ditunda, Menko Maritim Rizal Ramli sudah konfirmasi kesiapannya untuk hadir. Namun, karena ada penundaan ini, kita akan coba konfirmasi yang bersangkutan lagi dan sejumlah menteri lainnya yang juga diharapkan hadir,a�? pungkasnya. (uki/r9)

Berita Lainnya

Zul-Rohmi Perlu Banyak Sosialisasi

Redaksi Lombok Post

Mengejar Mimpi Jadi Daerah Industri

Redaksi Lombok Post

Gerbang Kota Ikut Terseok-Seok!

Redaksi Lombok Post

Spa Abal-Abal Kembali Tersenyum

Redaksi Lombok Post

Usia 16 Tahun Terlarang Menikah

Redaksi Lombok Post

330 Tukang RISHA Minggat, Rumah Korban Gempa Baru Jadi 85 Unit

Redaksi Lombok Post

Ogah Berniaga di Jalan Niaga

Redaksi LombokPost

Tolong, Jangan Masuk Angin!

Redaksi LombokPost

Volume Monumen Tak Sesuai Kontrak, Rekanan Didenda Rp 1,2 Juta Perhari

Redaksi LombokPost