Lombok Post
Praya

Benang Stokel dan Benang Kelambu Ramai Dikunjungi

BOKS
WISATA AIR TERJUN: Inilah keindahan wisata air terjun di Desa Aik Berik, Batukliang Utara, Lombok Tengah.

Di Desa Aik Berik, Batukliang Utara (BKU) Lombok Tengah (Loteng), terdapat dua air terjun yang ramai dikunjungi wisatawan. Walau pun itu, bukan hari libur.

***

KEDUAA�air terjun tersebut yaitu, Benang Stokel dan Benang Kelambu. Keindahan alamnya sudah terkenal sejak lama. Jika berbicara fasilitas, sarana dan prasarana pendukungnya, bisa dikatakan jauh dari layak. Sebut saja, kamar mandi atau kamar ganti pakaian yang tidak pernah diremajakan.

Begitu pula fasilitas berugak, yang tidak sesuai dengan jumlah pengunjung. Apalagi, dimusim liburan. Sehingga, mereka pun terpaksa berdiri atau berteduh di tanah lapang.

Bedanya dengan pemandian Aik Bukak di Desa Aik Bukak, pedagangnya tidak ada di dalam area air terjun. Kecuali, pedagang bakulan keliling. Sehingga, bagi pengunjung yang ingin menikmati keindahan alam kedua air terjun itu, harus membawa perbekalan dari rumah. Di luar area, memang ada pedagang, berjejer di area parkir, namun jauh dari lokasi air terjun.

Jarak area parkir, hingga menuju lokasi air terjun Benang Stokel sekitar 200 meter. Dalam perjalanan, pengunjung akan menikmati keasrian dan kesejukan hutan kaki Gunung Rinjani, yang masih terjaga. Pemkab dan pemerintah desa pun telah membuat jalan setapak, namun tidak bisa dilalui kendaraan. Kecuali, jalan kaki saja.

Ada ratusan anak tangga yang harus ditapak para pengunjung. Jarak dan medan yang cukup jauh membuat keringat membanjiri tubuh. Namun, terbalas dengan indahnya air terjun Benang Stokel.

Di tempat yang berbeda, ada pula air terjun Benang Kelambu. Jumlah kunjungannya pun A�hampir sama dengan Benang Stokel. Kedua air terjun itu pun, tetap dikungungi wisatawan lokal, nusantara maupun asing, baik hari libur maupun hari biasa. Umumnya, pengunjung ramai berdatangan, pada hari-hari libur keagamaan dan libur nasional. Potret semacam itu, A�terlihat pada liburan lebaran, kemarin.

Pada hari-hari biasa, terkadang wisatawan asing berdatangan. Mereka tidak saja ingin menikmati keindahan air terjun, tapi mendaki Rinjani. Di tempat itu, Pemkab dan pemerintah desa, sudah menyiapkannya. Mereka pun sudah menyiapkan petugas pemandu wisata, hingga menuju Rinjani,

Untuk memasuki obyek wisata alam itu, pengunjung cukup membayar tiket masuk sebesar Rp 3 ribu. Kemudian, biaya parkir motor Rp 3 ribu dan parkir roda empat sebesar Rp 5 ribu. “Kekayaan alam di wilayah BKU, menjadi pilihan para wisatawan asing untuk dikunjungi,” ujar ketua persatuan hotel dan restoran (PHRI) Loteng Lalu Fathurrahman.

Diakuinya, Pemkab dan para pelaku pariwisata, seringkali mengkomparasikan promosi pariwisata selatan dengan utara. Keduanya, tidak bisa terpisahkan. “Kalau ingin menikmati pantai, ada di selatan. Sedangkan, kalau ingin menikmati kesejukan alam, ada di utara,” sambung Kepala Dinas Budpar HL Muhammad Putrie.(Dedi Shopan S/Praya/r3)

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Kadis Baru Ditugaskan Perangi Calo

Redaksi LombokPost

PT Angkasa Pura I Salurkan Dana Pinjaman Mitra Binaan

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost