Lombok Post
Kriminal

Puluhan Nyawa Melayang Selama Ramadan

Kombes Pol Budi Indra Gunawan

MATARAM – Ditlantas Polda NTB mencatat ada 24 orang meninggal dunia selama operasi Ramadniya 2016. Angka itu terbilang cukup tinggi dibandingkan dengan operasi Ketupat Gatarin 2015 yang hanya tercatat 20 orang meniggal.

a�?Korban meninggal dunia itu A�naik 20 persen,a�? kata Dirlantas Polda NTB Kombes Pol Budi Indra Gunawan saat ditemui di Mapolda NTB, kemarin (18/7).

Sementara itu, korban yang mengalami luka berat selama operasi pengamanan Ramadan A�itu turun 38 persen. Yaitu dari 21 kasus yang terjadi tahun 2015 menjadi 13 orang yang mengalami luka berat.

a�?Kurangnya hanya delapan kasus untuk korban luka berat,a�? ungkapnya.

Selain itu, Ditpolair Polda NTB juga mencatat sebanyak 87 orang yang mengalami luka ringan. Angka itu naik 28 persen dibandingkan tahun lalu. a�?Tahun ini hanya naik 19 orang luka ringan,a�? jelasnya.

Budi juga menerangkan, selama operasi ini terjadiA� 63 kasus laka lantas. Jika dibandingkan dengan tahun lalu hanya terjadi 57 kasus. A�Selain itu, selama operasi ramadnia tahun ini polisi mampu menekan angka kriminalitas. Dari 181 kasus yang terjadi tahun lalu, menjadi 88 kasus.

a�?Penurunannya hingga 51 persen. Itu salah satu prestasi juga,a�? ungkapnya.

Budi menghimbau kepada masyarakat untuk lebih sadar dan tertib berlalu lintas. Agar tidak menimbulkan kerugian bagi diri sendiri dan orang lain. a�?Ayolah peduli terhadap keselamatan berlalu lintas,a�? ajaknya. (arl/r3)

 

Berita Lainnya

Jalan Terjal Memburu Para Bandar

Redaksi LombokPost

Aksi Penjambret Terhenti Setelah Tiga Jam Beraksi

Redaksi LombokPost

Polda NTB Raih Hassan Wirajuda Award

Redaksi LombokPost

Kabur, Pasien RSJ Selagalas Gantung Diri

Redaksi LombokPost

Penyidik Siap Gelar Perkara Laporan Baiq Nuril

Redaksi LombokPost

Jaksa Tuntut Ringan Terdakwa Tapun

Redaksi LombokPost

Polda NTB Seleksi Pejabat Eselon III BPS

Redaksi LombokPost

Roswati Melawan Lewat PK

Redaksi LombokPost

Antisipasi Tren Kejahatan Akhir Tahun

Redaksi LombokPost