Lombok Post
Headline Selong

Ali BD: Suami Jangan Mau Enaknya Saja

Ali BD
SERIUS: Para pemateri dalam sosialisasi dan evaluasi pelayanan terpadu di Bappeda Lotim, kemarin (19/7).

SELONG – Bupati Lombok Timur (Lotim) HM Ali Bin Dachlan mengkritik para lelaki yang hanya mementingan dirinya sendiri. Menurutnya lelaki seperti itu tak pantas dikatakan pria sejati karena tak pernah menunaikan kewajibannya. a�?Jangan nuntut haknya saja,a�? kritik bupati.

Hal itu disampaikan menanggapi masih tingginya angka kawin cerai di daerah ini. Bupati juga mengkaitkan pesannya itu pada kewajiban seorang laki-laki terhadap keluarga. Salah satu yang terpenting adalah pemberian data diri yang jelas pada anak istrinya, mulai dari pencatatan resmi saat pernikahan hingga pembuatan akta kelahiran sang anak. a�?Laki-laki jangan mau enaknya saja,a�? sindirnya.

Menurutnya pencatatan resmi negara itu penting, sebagai bagian dari upaya melindungi keluarga. Sudah banyak kasus anak dan istri terlantar karena tak memiliki dasar hukum yang diakui negara. a�?Jangan merusak agama dan adat,a�? katanya menambahkan.

Dalam kegiatan bertajuk Sosialisasi dan Evaluasi Pelaksanaan Pelayanan Terpadu Isbat Nikah, Pencatatan pernikahan, dan pencatatan kelahiran, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTB mengamini pernyataan sang bupati. data menunjukkan hingga kini masih ada setengah anak-anak di NTB termasuk Lotim yang belum memiliki akte. a�?Mereka kesulitan saat mau masuk sekolah,a�? kata Ketua LPA NTB Sahan menjelaskan salah satu dampaknya.

Sosialisasi dan evaluasi yang diadakan merupakan salah satu langkah mengingatkan seluruh orang tua untuk selalu mencatatresmikan data dirinya. Dimulai dari saat pernikahan hingga kelahiran anak, termasuk melakukan perbaikan ketika ada perubahan.

Selain berharap kesadaran masyarakat, ia juga meminta pemerintah berperan aktif dengan turun menjemput bola. Jika memang diperlukan, beragam peraturan semisal peraturan daerah, peraturan bupati, atau semacam instruksi dan imbauan bisa saja dikeluarkan kepala daerah. a�?Data diri yang diakui negara penting, supaya ada perlindungan untuk keluarga itu,a�? tandasnya. (yuk/r3)

Berita Lainnya

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Jalan di Tempat

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost