Lombok Post
Metropolis

Jagung dan Kedelai Jadi Penyangga Pangan

Gebyar Perbenihan
BUKA: Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi (kiri) bersama Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Hasil Sembiring (kanan) sedang memukul gendang sebagai tanda dibukanya gebyar perbenihan di Puyung, Loteng, kemarin (19/7).

PRAYA – Gebyar perbenihan tanaman pangan tingkat nasional yang dipusatkan di Desa Puyung, Jonggat, Lombok Tengah dimulai, kemarin (19/7).

Kegiatan yang akan digelar sampai 22 Juli itu, dibuka langsung Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi dan Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Hasil Sembiring.

a�?Kami berharap, gebyar perbenihan tanaman pangan tingkat nasional yang ke-4 ini, mampu memberikan informasi pertanian kepada petani,a�? harap Kepala Dinas Pertanian NTB Husnul Fauzi, kemarin (19/7).

Dengan cara itu, kata Fauzi, petani memiliki kemandirian dalam ketersediaan perbenihan yang berkualitas, sehingga mampu meningkatkan produktivitas.

Tidak saja perbenihan padi, tapi juga jagung, kedelai, umbi-umbian, coklat atau tanaman pangan lainnya.

Melalui gebyar perbenihan kali ini, lanjut Fauzi, diharapkan menjadi pendorong para petani. Salah satunya untuk mencari tahu perbenihan bersertifikat, berkualitas dan berkemandirian.

a�?Mari datang dan jadikan lokasi gebyar perbenihan ini, sebagai tempat wisata pertanian,a�? serunya.

Senada dikatakan Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Hasil Sembiring.

Tujuan utama dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menyosialisasikan dan menunjukkan benih-benih tanaman pangan berkualitas. Khususnya yang dianggap masih baru dan belum beredar luas.

Para petani, pejabat dinas pertanian, penyuluh, gapoktan dan yang berkepentingan menyangkut urusan pertanian di seluruh Indonesia, kata Sambiring bisa melihat langsung benih-benih yang dimaksud.

Karena ada stan yang disediakan panitia. Termasuk, hasil dari perbenihan yang ditanam di area lahan Dinas Pertanian NTB.

a�?Mari kita tingkatkan produksi pangan jagung dan kedelai, sesuai perintah Presiden RI Bapak Joko Widodo,a�? ajaknya.

Untuk mensukseskan misi dan visi itu, kata Sambiring, pemerintah pusat telah menyusun dan membuat desa-desa mandiri benih tanaman pangan. Harapannya, mereka bisa menjadi contoh bagi desa-desa yang laih, sehingga ada usaha untuk meniru.

a�?Mohon Bapak Gubernur NTB, agar membuat peta lokasi, di mana tempat yang tepat, untuk menanam jagung dan kedelai berkualitas di NTB ini,a�? katanya.

Sementara itu, Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi sangat senang karena NTB ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan gebyar perbenihan.

Orang nomor satu di NTB itu merasa, Kementerian Pertanian sukses membantu dan membimbing pelaksanaan tanaman perbenihan berkualitas di NTB.

a�?Karena, walau pun kita mempunyai banyak uang. Tapi, belum tentu kita bisa mencukupi kebutuhan pangan sehari-hari,a�? katanya.

Untuk itulah, pihaknya meminta agar memanfaatkan sebaik-baiknya program ini.

a�?Di tahun ini, semoga produktivitas pangan di wilayah NTB mengalami peningkatan. Mohon dukungannya,a�? ungkapnya.

a�?Agar tanaman pangan sehat dan berkualitas, tolong jangan gunakan pupuk, air atau obat-obatan terlalu berlebihan. Karena, dapat merusak tanaman,a�? imbuhnya. (dss/r9)

Berita Lainnya

Kekayaan Tersembunyi Pantai Penghulu Agung Ampenan

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Jalan di Tempat

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost