Lombok Post
Tanjung

Nggak Disiplin PNS di KLU Dijemur

Disiplin PNS

TANJUNG – Langkah Pemkab Lombok Utara untuk meningkatkan disiplin PNS sangat serius. Buktinya, puluhan PNS yang menambah libur usai Lebaran dikumpulkan oleh Wakil Bupati Lombok Utara, Sarifudin di halaman kantor bupati, kemarin (19/7). Mereka dijemur di tengah teriknya sinar matahari.

Sarifudin mengungkapkan, langkah ini dilakukan untuk memperbaiki disiplin PNS. “Kami tidak ingin sebagai pimpinan dianggap masyarakat tidak pernah melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap jajarannya,” tandasnya.

Ditambahkan, dalam undang-undang mengatur dengan tegas apa sanksi bagi PNS yang melanggar. “Tidak disiplin dan melanggar sumpah sebagai PNS maka jangan salahkan kami jika kami tindak,” tegasnya.

Kemudian yang kedua, Sarifudin menambahkan saat ini pihaknya sedang melakukan beberapa langkah percepatan terhadap pelayanan ke masyarakat. Tetapi percepatanA� tersebut tidak bisa dilakukan tanpa kerja sama dengan seluruh jajarannya. “Jika tidak disiplin bagaimana itu bisa terwujud,” cetusnya.

Dari data Bagian Kepegawaian Setda Lombok Utara, selama sidak yang dilakukan sejak 11-13 Juli lalu tercatat 84 PNStidak masuk kerja. Rinciannya, Setda 11 orang, Dinas PU, Perumahan, dan ESDM 10 orang, Dishubkominfo 9 orang, DPPKAD 8 orang, KPPT dan Dikes 6 orang, Dikbudpora 5 orang, UPTD Dikbudpora Kayangan 4 orang.

Kantor Camat Pemenang 4 orang, Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah 3 orang, Dinsosnakertrans 3 orang, DPPKKP 3 orang, Setwan, RSUD, dan Dispar 2 orang, UPTD Dikbudpora Pemenang dan Gangga 1 orang, Puskesmas Tanjung dan Gangga 1 orang, Kantor Camat Gangga 1 orang, dan BPBD 1 orang.

Terpisah, Asisten III Setda Lombok Utara Zulfadli mengungkapkan beberapa PNS yang tidak masuk pada saat sidak dilakukan memang ada yang bertugas di lapangan. Sehingga namanya tidak tercatat dalam absensi. “Hari ini yang datang juga tidak semua, jadi PNS yang tidak datang menerima pengarahan dari wabup akan kami panggil lagi,” tandasnya.

Ditambahkan, pihaknya sudah menjelaskan kepada seluruh PNS Lombok Utara sebelum libur Lebaran. Bahwa tidak boleh ada PNS yang menambah libur. Tetapi rupanya masih saja ada beberapa orang yang tidak mendengarkannya. (puj/r9)

Berita Lainnya

50 Orang Dilatih Jadi Aplikator Risha

Redaksi LombokPost

Rekruitmen P3K Diharapkan Bisa Mulai Tahun Depan

Redaksi LombokPost

Kantor Sementara DPRD Mulai Dibangun

Redaksi LombokPost

Warga Dusun Boyotan Terancam Tak Dapat Rp 50 Juta

Redaksi LombokPost

Baru 40 Sekolah Rusak Berat Dirobohkan

Redaksi LombokPost

Sekda Izinkan Huntara BUMN yang Tak Ditempati Dibongkar, Asal…

Redaksi LombokPost

Empat Puskesmas Darurat Mulai Beroperasi

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pelebaran Jalan Ganggu Distribusi Air

Redaksi LombokPost